Selasa, 12 Mei 2026

SBY: Perang Dunia Ketiga Sangat Mungkin Terjadi, Tapi Masih Bisa Dicegah

SBY mengungkapkan bahwa selama tiga tahun terakhir ia terus mengikuti perkembangan dunia, khususnya dinamika geopolitik global.

Tayang:
Editor: Faisal Zamzami
Istimewa
Mantan Presiden RI ke 6 Susilo Bambang Yudhoyono 

Ringkasan Berita:
  • Presiden ke-6 Republik Indonesia, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), menilai Perang Dunia Ketiga sangat mungkin terjadi.
  • Namun demikian, ia masih meyakini bahwa skenario terburuk tersebut dapat dicegah apabila dunia bertindak cepat dan serius.
  • Menurut SBY, ruang dan waktu untuk mencegah perang global semakin menyempit. Ia menegaskan bahwa setiap hari peluang untuk menghindari konflik besar tersebut terus berkurang.

 

SERAMBINEWS.COM, JAKARTA – Presiden ke-6 Republik Indonesia, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), menilai Perang Dunia Ketiga sangat mungkin terjadi.

Namun demikian, ia masih meyakini bahwa skenario terburuk tersebut dapat dicegah apabila dunia bertindak cepat dan serius.

“Sangat mungkin Perang Dunia Ketiga terjadi. Meskipun, saya tetap percaya hal yang sangat mengerikan ini bisa dicegah,” ujar SBY melalui akun X miliknya, dikutip Senin (19/1/2026).

Menurut SBY, ruang dan waktu untuk mencegah perang global semakin menyempit.

Ia menegaskan bahwa setiap hari peluang untuk menghindari konflik besar tersebut terus berkurang.

“Tapi, day by day, ruang dan waktu untuk mencegahnya menjadi semakin sempit,” katanya.

SBY mengungkapkan bahwa selama tiga tahun terakhir ia terus mengikuti perkembangan dunia, khususnya dinamika geopolitik global.

Sebagai sosok yang puluhan tahun mendalami isu geopolitik, perdamaian, keamanan internasional, serta sejarah peperangan dunia, ia mengaku diliputi kecemasan.

“Saya cemas dan khawatir kalau sesuatu yang buruk akan terjadi. Cemas kalau dunia mengalami prahara besar. Apalagi, kalau prahara besar itu adalah Perang Dunia Ketiga,” ujarnya.

Baca juga: SBY Khawatir Perang Dunia III Terjadi, Usulkan PBB Gelar Sidang Umum Darurat

Ia menyoroti adanya kemiripan antara kondisi global saat ini dengan situasi menjelang Perang Dunia Pertama dan Perang Dunia Kedua.

Menurutnya, tanda-tanda tersebut antara lain munculnya pemimpin-pemimpin kuat yang haus perang, terbentuknya aliansi negara yang saling berhadapan, pembangunan kekuatan militer besar-besaran, serta memanasnya geopolitik dunia.

“Sejarah mencatat, meskipun tanda-tanda perang besar sudah nyata, kesadaran dan langkah nyata untuk mencegahnya sering kali tidak dilakukan,” kata SBY.

SBY berharap dan berdoa agar Perang Dunia Ketiga, terutama yang melibatkan penggunaan senjata nuklir, tidak terjadi.

Ia mengingatkan bahwa dampak perang global akan sangat menghancurkan.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved