Selasa, 12 Mei 2026

SBY: Perang Dunia Ketiga Sangat Mungkin Terjadi, Tapi Masih Bisa Dicegah

SBY mengungkapkan bahwa selama tiga tahun terakhir ia terus mengikuti perkembangan dunia, khususnya dinamika geopolitik global.

Tayang:
Editor: Faisal Zamzami
Istimewa
Mantan Presiden RI ke 6 Susilo Bambang Yudhoyono 

“Berdasarkan kajian sejumlah studi, jika terjadi perang dunia, perang total, dan perang nuklir, maka kehancuran dunia tak bisa dihindari. Lebih dari 5 miliar manusia bisa menjadi korban, bahkan ada kemungkinan tidak ada peradaban yang tersisa,” ujarnya.

Baca juga: Ancaman Perang Dunia III Menguat, Sekutu Putin Sebut Deklarasi NATO Provokasi Global

Meski demikian, SBY menekankan bahwa doa saja tidak cukup tanpa tindakan nyata dari bangsa-bangsa di dunia.

“Tuhan tidak begitu saja mengabulkan doa jika manusia dan bangsa-bangsa sedunia tidak bekerja dan berupaya menyelamatkan dunianya,” katanya.

Ia juga mengingatkan bahwa masih ada waktu dan cara untuk mencegah kehancuran global.

Mengutip pemikiran Edmund Burke dan Albert Einstein, SBY menegaskan bahwa kehancuran dunia bukan hanya disebabkan oleh orang jahat, tetapi juga karena orang-orang baik memilih diam.

“Kalau yang baik-baik diam, yang jahat akan menang,” ujarnya.

Dalam kesempatan tersebut, SBY mengusulkan agar Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) mengambil inisiatif dengan menggelar Sidang Umum Darurat PBB (Emergency UN General Assembly) yang menghadirkan para pemimpin dunia.

“Agendanya adalah langkah-langkah nyata untuk mencegah krisis global berskala besar, termasuk kemungkinan terjadinya perang dunia yang baru,” kata SBY.

Meski mengakui bahwa saat ini PBB memiliki keterbatasan kekuasaan, SBY menilai lembaga dunia tersebut tetap harus berbuat sesuatu.

“Janganlah sejarah mencatat PBB melakukan pembiaran dan doing nothing. Mungkin seruan itu seperti berseru di padang pasir, tetapi bisa menjadi awal kesadaran dan kehendak bersama untuk menyelamatkan dunia,” pungkasnya.

Baca juga: 200 Drone Rusia Serang Ukraina, Zelenskyy: Dua Orang Tewas dan Puluhan Terluka, Listrik Padam

Baca juga: Pecah Rekor! Harga Emas Perhiasan di Langsa Tembus Rp 8,5 Juta per Mayam pada 19 Januari 2026

Baca juga:  Tren Naik Berlanjut, Harga Emas di Banda Aceh Sentuh Segini per Mayam, Edisi 19 Januari 2025

 

Sumber: Kompas.com

Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved