Berita Internasional
Greenland Memanas, Pesawat Militer AS Landing, Denmark Kirim Pasukan Besar
Pesawat militer AS mendarat di Pangkalan Pituffik, Greenland, sebagai bagian kerja sama pertahanan NORAD.
Ringkasan Berita:
- Pesawat militer AS mendarat di Pangkalan Pituffik, Greenland, sebagai bagian kerja sama pertahanan NORAD.
- Denmark juga mengerahkan ratusan pasukan ke Nuuk dan Kangerlussuaq untuk latihan ketahanan Arktik.
- Langkah ini menegaskan Arktik sebagai kawasan strategis global dengan fokus menjaga stabilitas dan kedaulatan.
Pesawat militer AS mendarat di Pangkalan Pituffik, Greenland, sebagai bagian kerja sama pertahanan NORAD.
SERAMBINEWS.COM, GREENLAND – Komando Pertahanan Dirgantara Amerika Utara (NORAD) mengumumkan kedatangan pesawat militer Amerika Serikat di Pangkalan Luar Angkasa Pituffik, Greenland.
Kehadiran pesawat ini merupakan bagian dari operasi yang telah lama direncanakan untuk memperkuat kerja sama pertahanan antara Amerika Serikat, Kanada, dan Denmark.
Dalam pernyataan resmi, NORAD menegaskan bahwa langkah tersebut telah dikoordinasikan dengan pemerintah Denmark dan otoritas Greenland.
Pesawat-pesawat yang datang akan beroperasi bersama armada lain dari pangkalan di daratan AS dan Kanada.
“NORAD secara rutin melaksanakan operasi berkelanjutan dalam rangka menjaga pertahanan Amerika Utara,” demikian pernyataan yang dikutip dari AFP.
Meski tidak merinci bentuk kegiatan di Pituffik, NORAD menekankan bahwa operasi ini merupakan bagian dari kerja sama jangka panjang.
Baca juga: VIDEO Respon Keras Negara Eropa Diancam Tarif Trump 25 Persen Buntut Greenland
Pesawat-pesawat tersebut akan mendukung berbagai misi yang telah direncanakan, termasuk penguatan keamanan di kawasan Arktik yang semakin strategis.
Denmark Kerahkan Pasukan
Sementara itu, Denmark mengirimkan pasukan dalam jumlah besar ke Greenland.
Menurut laporan TV2 Denmark, sekitar 100 tentara telah tiba di Nuuk, ibu kota Greenland, dan 100 lainnya mendarat di Kangerlussuaq, wilayah barat Greenland.
Ratusan personel tersebut dijadwalkan mengikuti latihan ketahanan Arktik.
Mayor Jenderal Soren Andersen, komandan militer tertinggi Denmark di Arktik menjelaskan, bahwa pengerahan pasukan ini merupakan respons terhadap ancaman Rusia.
Ia menegaskan, bahwa langkah tersebut tidak berkaitan dengan pernyataan Presiden AS, Donald Trump, yang berulangkali menyebut Greenland seharusnya menjadi bagian dari Amerika Serikat.
Baca juga: VIDEO - Trump Diguncang Isu Pemakzulan, Rencana Ambil Alih Greenland Ditolak Publik AS
Pemerintah Denmark bersama otoritas Greenland telah memperingatkan AS agar tidak mencoba mengambil alih pulau tersebut.
| Gawat! Korut Sahkan Aturan Wajibkan Militer Luncurkan Nuklir jika Kim Jong Un Terbunuh |
|
|---|
| Dampak Konflik Timur Tengah, Picu Kenaikan Harga Tiket Umrah Hingga Rp 6 Juta |
|
|---|
| Rudal Iran Mengarah ke Dubai usai Trump Sebut Serangan AS ‘Sentuhan Kasih Sayang’ |
|
|---|
| Anggota Kongres AS Sorot Program Nuklir Israel, Tuntut Menlu Rubio Buka-bukaan |
|
|---|
| Update Perang Iran Hari ke-69: Trump Klaim Hampir Deal, Israel Bombardir Beirut di Tengah Ketegangan |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/Greenland-Rodebay-Oqaatsut.jpg)