Selasa, 21 April 2026

Harga Emas

Harga Emas Cetak Rekor Sepanjang Sejarah, Tembus 5.000 Dolar AS per Ons

Harga emas telah naik di atas $5.000 (£3.659) per ons untuk pertama kalinya.

Penulis: Sri Anggun Oktaviana | Editor: Nurul Hayati
For Serambinews.com
HARGA EMAS DUNIA - Harga emas telah naik di atas $5.000 (£3.659) per ons untuk pertama kalinya (26/1/2026). 

"Ketika Anda memiliki emas, emas tersebut tidak terikat pada utang orang lain seperti halnya obligasi atau saham di mana kinerja perusahaan akan mendorong kinerja," kata Nicholas Frappell, kepala global pasar institusional di ABC Refinery dikutip melalui BBC News (26/1/2026).

"Ini adalah diversifikasi yang sangat baik di dunia yang sangat tidak pasti," tambahnya.

'Orang-orang pergi ke tempat emas'

Emas mengalami tahun yang luar biasa pada tahun 2025, dengan kenaikan tahunan terbesar sejak tahun 1979 karena investor berbondong-bondong membeli logam mulia.

Baca juga: Harga Emas Hari Ini di Lhokseumawe Masih Membara, Segini Rincian Harga Emas Per Mayam

Dengan pasar keuangan yang diguncang oleh berbagai kekhawatiran termasuk tarif Trump dan ketakutan bahwa saham-saham terkait kecerdasan buatan dihargai terlalu tinggi, harga emas berulang kali mencapai rekor tertinggi baru.

"Saya pikir sebagian besar penyebabnya adalah ketidakpastian ekstrem yang kita alami seputar kebijakan AS," kata Nikos Kavlis dari perusahaan konsultan riset Metals Focus.

Meskipun kekhawatiran ekonomi dapat membantu mendorong harga emas naik, harga emas juga cenderung naik ketika investor mengharapkan penurunan suku bunga.

Suku bunga yang lebih rendah biasanya berarti pengembalian yang lebih kecil untuk investasi seperti obligasi, sehingga investor mencari aset seperti emas dan perak.

Bank Sentral AS (Federal Reserve) secara luas diperkirakan akan memangkas suku bunga utamanya dua kali tahun ini.

"Hubungannya berbanding terbalik karena biaya peluang menyimpan uang dalam [obligasi pemerintah] benar-benar tidak sepadan lagi, jadi orang beralih ke emas," kata Ahmad Assiri, Ahli Strategi Riset di Pepperstone.

Baca juga: Tak Terbendung! Harga Emas di Banda Aceh Melonjak ke Rp 8,96 Juta per Mayam, Edisi 26 Januari 2026

Bukan hanya investor yang membeli emas.

Tahun lalu, bank sentral menambahkan ratusan ton emas batangan ke cadangan mereka, menurut World Gold Council.

"Terjadi pergeseran yang sangat jelas dari dolar AS, yang sangat menguntungkan emas," kata Kavalis.

Awal tahun ini harga emas terus menguat, tetapi Frappell memperingatkan bahwa pasar yang "dipengaruhi berita" juga dapat mengakibatkan penurunan harganya.

"Pasti ada ruang untuk berita tak terduga yang sebenarnya mungkin positif bagi dunia dan belum tentu positif bagi emas," katanya.

Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved