Prabowo Targetkan Hapus Kemiskinan Ekstrem dalam Empat Tahun, Pendidikan Jadi Kunci
Dalam berbagai kesempatan itu, Prabowo menekankan pendidikan sebagai kunci utama penghapusan kemiskinan ekstrem.
Ringkasan Berita:
- Presiden Prabowo Subianto menegaskan komitmennya untuk menghapus kemiskinan ekstrem di Indonesia dalam waktu empat tahun.
- Target tersebut disampaikannya di hadapan para pemimpin dunia saat menghadiri World Economic Forum (WEF) 2026 di Davos, Swiss.
- Dalam pidatonya pada Kamis (22/1/2026), Prabowo menyatakan penghapusan kemiskinan ekstrem dan penurunan angka kemiskinan nasional merupakan misi hidupnya sebagai presiden.
SERAMBINEWS.COM, JAKARTA — Presiden Prabowo Subianto menegaskan komitmennya untuk menghapus kemiskinan ekstrem di Indonesia dalam waktu empat tahun.
Target tersebut disampaikannya di hadapan para pemimpin dunia saat menghadiri World Economic Forum (WEF) 2026 di Davos, Swiss.
Dalam pidatonya pada Kamis (22/1/2026), Prabowo menyatakan penghapusan kemiskinan ekstrem dan penurunan angka kemiskinan nasional merupakan misi hidupnya sebagai presiden.
“Saya bertekad dalam empat tahun ke depan kita akan memberantas kemiskinan ekstrem, dan kita akan menurunkan kemiskinan secara keseluruhan. Itulah misi saya dalam hidup,” ujar Prabowo.
Komitmen serupa juga disampaikan Prabowo saat meresmikan 166 Sekolah Rakyat di Banjarbaru, Kalimantan Selatan, Senin (12/1/2026).
Ia menargetkan, pada akhir masa jabatannya tahun 2029, masyarakat yang berada pada kelompok kemiskinan ekstrem desil 1 dan 2 dapat keluar dari kondisi tersebut.
“Kita bisa hilangkan kemiskinan ekstrem di Indonesia,” tegasnya dikutip dari Kompas.com.
Baca juga: BPS : Penduduk Miskin di Aceh Berkurang 1.364 Orang per September 2025
Dalam berbagai kesempatan itu, Prabowo menekankan pendidikan sebagai kunci utama penghapusan kemiskinan ekstrem.
Ia menjelaskan, program Sekolah Rakyat dirancang khusus untuk memperluas akses pendidikan bagi anak-anak dari keluarga miskin dan miskin ekstrem.
Menurut Prabowo, pembangunan manusia dan peningkatan kualitas sumber daya manusia merupakan fondasi utama bagi pertumbuhan jangka panjang suatu bangsa.
“Kurangnya pendidikan adalah jalan menuju negara gagal,” ujarnya dalam pidato di WEF 2026.
Sebagai landasan kebijakan, Prabowo telah menerbitkan Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 8 Tahun 2025 tentang Optimalisasi Pelaksanaan Pengentasan Kemiskinan dan Penghapusan Kemiskinan Ekstrem.
Inpres tersebut ditujukan kepada 45 kementerian/lembaga serta seluruh pemerintah daerah.
Dalam Inpres itu, pemerintah menginstruksikan penghapusan kemiskinan ekstrem melalui tiga strategi utama, yakni pengurangan beban pengeluaran masyarakat, peningkatan pendapatan, serta penurunan jumlah kantong-kantong kemiskinan.
| Anjlok Tajam! Harga Emas Banda Aceh Turun ke Rp 8,01 Juta per Mayam Edisi 28 April 2026 |
|
|---|
| Mutilasi Pacar Jadi 621 Bagian, Alvi Maulana Divonis Seumur Hidup, Hakim: Tak Ada yang Meringankan |
|
|---|
| Strategi Baru Iran: Buka Selat Hormuz, Tunda Isu Nuklir di Tengah Tekanan AS? |
|
|---|
| Diduga Lecehkan Tahanan Wanita, Tiga Polisi di Medan Diperiksa, 1 Ditahan karena Kasus Lain |
|
|---|
| Iran Tawarkan Buka Selat Hormuz Tanpa Bahas Nuklir, AS Masih Bersikukuh |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/Presiden-RI-Prabowo-Subianto-dalam-Sidang-Kabinet-Paripurna.jpg)