Program MBG untuk Lansia Segera Dimulai, Prioritaskan Usia 75 Tahun yang Tinggal Sendiri
Menteri Sosial Saifullah Yusuf menyebut, tahap awal program ini akan difokuskan pada lansia berusia di atas 75 tahun yang hidup seorang diri.
Sementara Kemensos berperan dalam menyiapkan sistem pendampingan, termasuk pengantaran makanan langsung ke rumah penerima.
“Jadi, anggarannya nanti kita jadikan satu di BGN, sementara kami menyiapkan yang mengantarkan, yang merawat,” ujarnya.
Baca juga: Banyak Warga Palestina Kembali ke Gaza Lewat Rafah, Serangan Israel Terus Berlanjut
Siapkan Tenaga Pengantar dan Perawat
Kemensos saat ini tengah memperkuat layanan dengan menyediakan tenaga pendamping.
Saifullah menyebut bahwa pihaknya akan secara bertahap menerjunkan pengasuh (caregiver) dan perawat terlatih untuk mendampingi para lansia dan penyandang disabilitas yang menjadi penerima manfaat.
Selama proses pelatihan tenaga ahli tersebut berlangsung, pemerintah akan mengoptimalkan peran tenaga pengantar makanan.
Mereka bertugas memastikan asupan gizi sampai langsung ke tangan penerima di rumah masing-masing, sehingga layanan tetap berjalan meskipun tenaga ahli belum sepenuhnya siap.
"Kita awali dengan pelatihan-pelatihan dulu, tapi sebelum mereka selesai mengikuti pelatihan, kita akan menggunakan tenaga-tenaga yang mengirim ke rumah-rumah lansia dan penyandang disabilitas," kata Saifullah.
(Serambinews.com/BangkaPos.com)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/Ilustrasi-program-Makan-Bergizi-Gratis-MBG-untuk-lansia.jpg)