Breaking News
Kamis, 23 April 2026

Ramadhan 1447 H

Awal Puasa Ramadhan 1447 H di Indonesia Versi Muhammadiyah, Pemerintah, NU, dan BRIN

Pimpinan Pusat Muhammadiyah resmi menetapkan 1 Ramadhan 1447 H jatuh pada Rabu, 18 Februari 2026.

Editor: Faisal Zamzami
SERAMBINEWS.COM/AI
DOA SAMBUT RAMADHAN - 

SERAMBINEWS.COM - Umat Islam di Indonesia sebentar lagi akan menyambut bulan suci Ramadhan 1447 Hijriah, yang diperkirakan jatuh pada Februari hingga Maret 2026.

Penetapan awal Ramadhan biasanya dilakukan pemerintah melalui Kementerian Agama (Kemenag) lewat sidang isbat, yang mengacu pada metode rukyatul hilal (pengamatan hilal) dan perhitungan hisab.

Namun, organisasi kemasyarakatan (ormas) Islam seperti Muhammadiyah dan Nahdlatul Ulama (NU) juga menetapkan awal Ramadhan dengan metode masing-masing.

Perbedaan metode inilah yang berpotensi membuat tanggal awal puasa 2026 berbeda antara satu pihak dan pihak lain.

Muhammadiyah Tetapkan 18 Februari 2026

Pimpinan Pusat Muhammadiyah resmi menetapkan 1 Ramadhan 1447 H jatuh pada Rabu, 18 Februari 2026.

Keputusan ini diumumkan melalui laman resmi Muhammadiyah pada 18 Oktober 2025.

Penetapan didasarkan pada perhitungan ijtimak, yaitu pertemuan antara Bulan dan Matahari, yang terjadi pada Selasa Kliwon, 29 Syaban 1447 H atau 17 Februari 2026 pukul 12.01 UTC.

Menurut Muhammadiyah, setelah pukul 24.00 UTC hingga fajar di Selandia Baru, terdapat wilayah di Amerika yang memenuhi Parameter Kalender Global (PKG) untuk tinggi dan elongasi Bulan, sehingga tanggal 18 Februari ditetapkan sebagai awal Ramadhan.

Baca juga: 30 Ucapan Ramadhan 2026 Paling Menyentuh Hati, Penuh Doa dan Maaf untuk Status WA & Pesan Spesial

Pemerintah Prediksi 19 Februari 2026

Sementara itu, pemerintah melalui kalender resmi 2026 yang dirilis Kemenag memperkirakan awal Ramadhan jatuh pada Kamis, 19 Februari 2026.

Perkiraan ini mengacu pada kriteria MABIMS (Brunei Darussalam, Indonesia, Malaysia, dan Singapura) yang mensyaratkan tinggi hilal minimal 3 derajat dan elongasi 6,4 derajat.

Meski demikian, penetapan resmi tetap menunggu sidang isbat pada 17 Februari 2026 di Auditorium H.M. Rasjidi, Kantor Kementerian Agama, Jakarta.

Dalam sidang itu, data hisab dan laporan rukyatul hilal dari 37 titik pemantauan di seluruh Indonesia akan menjadi dasar keputusan.

NU Belum Tetapkan Tanggal Resmi

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved