Senin, 20 April 2026

Ramadhan 1447 H

Mayoritas Negara Mulai Puasa Ramadhan 1447 H pada 19 Februari 2026, Berikut Daftarnya

Mayoritas memulai puasa pada Kamis, 19 Februari 2026, setelah mempertimbangkan hasil hisab (perhitungan astronomi) dan kemungkinan rukyatul hilal.

Editor: Faisal Zamzami
Serambinews.com/Hendri Abik
PANTAU HILAL - Kanwil Kemenag Provinsi Aceh melakukan pengamantan hilal penentuan 1 Ramadhan 1447 Hijriah yang dipusatkan di Gedung Observatorium Tgk. Chiek Kuta Karang, Lhoknga, Aceh Besar, Rabu (11/2). 

 

Ringkasan Berita:
  • Sejumlah negara telah resmi menetapkan awal Ramadhan 1447 Hijriah atau Ramadhan 2026.
  • Mayoritas memulai puasa pada Kamis, 19 Februari 2026, setelah mempertimbangkan hasil hisab (perhitungan astronomi) dan kemungkinan rukyatul hilal.
  • Di kawasan Teluk, sejumlah negara telah mengonfirmasi awal Ramadhan jatuh pada Kamis, 19 Februari.

 

SERAMBINEWS.COM - Sejumlah negara telah resmi menetapkan awal Ramadhan 1447 Hijriah atau Ramadhan 2026. 

Mayoritas memulai puasa pada Kamis, 19 Februari 2026, setelah mempertimbangkan hasil hisab (perhitungan astronomi) dan kemungkinan rukyatul hilal.

Kalender Islam menggunakan sistem lunar atau berbasis peredaran bulan. 

Awal bulan Hijriah ditentukan melalui pengamatan hilal (bulan sabit muda). Perbedaan metode—antara rukyat lokal, rukyat global, dan hisab astronomi—sering menyebabkan perbedaan satu hari antarnegara.

Kawasan Teluk: Awal Ramadhan 19 Februari

Di kawasan Teluk, sejumlah negara telah mengonfirmasi awal Ramadhan jatuh pada Kamis, 19 Februari.

-Oman menjadi negara pertama di kawasan GCC yang mengumumkan secara resmi bahwa 1 Ramadhan 1447 H jatuh pada 19 Februari. 

Komite rukyat setempat menyatakan hilal tidak mungkin terlihat pada 29 Syaban karena posisi bulan terbenam sebelum atau bersamaan dengan matahari di seluruh wilayah Oman.

-Di Uni Emirat Arab, awal Ramadhan juga diperkirakan pada 19 Februari, berdasarkan penjelasan otoritas urusan Islam di Dubai. 

Penetapan resmi tetap menunggu hasil rukyat, namun perhitungan astronomi menunjukkan hilal tidak mungkin terlihat pada 17 Februari.

-Negara-negara seperti Arab Saudi, Yordania, dan Mesir diperkirakan mengikuti pola serupa, yaitu menggenapkan Syaban menjadi 30 hari karena posisi hilal berada di bawah batas visibilitas (Danjon limit).

Baca juga: Awal Puasa 2026 di Indonesia, Arab Saudi dan Mesir: 1 Ramadhan 1447 H Jatuh pada Tanggal Ini

Turki dan Singapura Menggunakan Hisab Astronomi

Beberapa negara lain menetapkan tanggal Ramadhan berdasarkan perhitungan astronomi.

Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved