Senin, 27 April 2026

Internasional

Konferensi Munich Memanas, Uni Eropa Kritik Dewan Perdamaian Versi Trump

Para pemimpin Uni Eropa melontarkan kritik keras terhadap inisiatif “Dewan Perdamaian Gaza” yang digagas Presiden Amerika Serikat, Donald Trump

Editor: Ansari Hasyim
Tangkapan layar/YouTube Associated Press
DEWAN PERDAMAIAN GAZA - Presiden Prabowo Subianto resmi menandatangani piagam Dewan Perdamaian Gaza di Davos, Swiss, Kamis (22/1/2026). Hal ini menjadikan Indonesia resmi menjadi anggota dewan bentukan Presiden AS, Donald Trump tersebut. Wakil Ketua Komisi I DPR RI Dave Laksono merespons terkait keikutsertaan Indonesia di Dewan Perdamaian Gaza bentukan Presiden AS Donald Trump. 

Sekitar 20 negara, termasuk sejumlah kepala negara, dikabarkan akan hadir. Beberapa negara disebut siap menyumbangkan ribuan personel untuk misi stabilisasi tersebut.

Indonesia sebelumnya menyatakan kesiapan untuk berpartisipasi jika kesepakatan tercapai. Kepala Staf TNI Angkatan Darat, Maruli Simanjuntak, telah bertemu Presiden Prabowo Subianto membahas kemungkinan pengiriman hingga 8.000 personel penjaga perdamaian.

“Kami hanya mempersiapkan diri jika kesepakatan tercapai dan kami harus mengirim pasukan penjaga perdamaian,” ujar Prabowo.

Situasi Gaza Memburuk

Di lapangan, situasi di Jalur Gaza tetap rapuh. Gencatan senjata disebut berulang kali dilanggar oleh serangan yang terus terjadi hampir setiap hari. Sejak Oktober 2023, korban tewas dilaporkan telah melampaui puluhan ribu orang.

Wilayah Gaza kini terbagi oleh apa yang disebut “Yellow Line”, dengan sebagian besar wilayah berada di bawah pendudukan Israel, sementara area pusat dikendalikan Hamas dalam kerangka tahap pertama kesepakatan gencatan senjata. Meski demikian, Israel disebut masih memberlakukan blokade penuh terhadap wilayah tersebut.

Perdebatan mengenai legitimasi, mandat internasional, dan arah rekonstruksi Gaza diperkirakan akan terus memanas seiring mendekatnya pertemuan Dewan Perdamaian pekan depan.(*)

Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved