Kamis, 9 April 2026

Heboh! Suami di Grobogan Belah RumahJadi Dua, Diduga Imbas Perselingkuhan Istrinya

Dalam video yang pertama kali diunggah akun Threads @bewara_pangalengan, terlihat seorang pria mengoperasikan gergaji mesin di dalam rumah.

Editor: Amirullah
Threads
VIRAL DI MEDSOS - Kolase foto seorang pria yang membelah rumahnya menjadi dua bagian karena sang istri menolak untuk rujuk dan lebih memilih selingkuhannya, Minggu (15/2/2026). 

SERAMBINEWS.COM – Warga Desa Mlowokarangtalun, Kecamatan Pulokulon, Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah, dibuat tercengang oleh aksi tak biasa seorang pria yang membelah rumahnya sendiri hingga terpisah menjadi dua bagian.

Peristiwa yang terjadi pada Jumat pagi, 13 Februari 2026, itu dengan cepat menyebar di media sosial.

Video pembongkaran rumah beredar luas dan memancing beragam reaksi warganet mulai dari rasa prihatin hingga keheranan.

Rumah yang sebelumnya dihuni satu keluarga itu kini tampak seperti dua bangunan berbeda dalam satu pekarangan.

Baca juga:  Sinyal THR PNS 2026 Cair Lebih Awal, Pemerintah Gelontorkan Rp 55 Triliun

Aksi Terekam, Genteng Diangkat Satu per Satu

Dalam video yang pertama kali diunggah akun Threads @bewara_pangalengan, terlihat seorang pria mengoperasikan gergaji mesin di dalam rumah. Suara mesin terdengar keras, memotong bagian kayu dan perabot yang masih terpasang.

Rekaman lanjutan memperlihatkan bagian atap rumah sudah dibuka. Genteng-genteng diangkat, rangka atap terlihat jelas. Dinding dan struktur bangunan pun tampak tak lagi menyatu.

Prosesnya bukan sekadar membongkar sebagian ruangan, melainkan benar-benar memisahkan bangunan secara fisik. Dari luar, garis pemisah rumah terlihat jelas, seolah-olah ada batas baru yang sengaja dibuat di tengah hunian itu.

Kepala Desa: Kejadian Benar, Situasi Tetap Aman

Penjabat Kepala Desa Mlowokarangtalun, Wahyu Hudiyono, membenarkan kejadian tersebut saat dikonfirmasi.

“Iya benar, tadi pagi kejadiannya seperti itu (rumah dibelah),” ujarnya.

Menurut Wahyu, setelah video viral, warga langsung ramai membicarakannya. Meski begitu, kondisi di desa tetap kondusif dan tidak ada bentrokan ataupun gangguan keamanan.

Ia juga meluruskan satu hal penting: pria yang terlihat dalam video bukanlah suami pemilik rumah.

“Bukan itu suaminya, kemungkinan orang yang diminta membantu,” jelasnya.

Baca juga: Penetapan Awal Ramadan 1447 H Tunggu Sidang Isbat, Ini 96 Lokasi Rukyatul Hilal pada 17 Februari

Diduga Dipicu Konflik Rumah Tangga

Berdasarkan informasi yang dihimpun pemerintah desa, aksi tersebut diduga berawal dari persoalan rumah tangga. Ada dugaan perselingkuhan yang menjadi sumber konflik.

Wahyu menyebut, sang suami sebelumnya sempat memaafkan istrinya dengan syarat kesalahan serupa tidak terulang.

Namun hubungan keduanya kembali memanas ketika sang istri disebut tak lagi ingin melanjutkan pernikahan.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved