Harga Emas
Harga Emas Dunia Rebound, Nasib Suku Bunga AS Jadi Penentu Selanjutnya
Setelah sempat tertekan ke level terendah dalam sepekan pada sesi sebelumnya.
Penulis: Sri Anggun Oktaviana | Editor: Nurul Hayati
Harga Emas Dunia Rebound, Nasib Suku Bunga AS Jadi Penentu Selanjutnya
SERAMBINEWS.COM- Harga emas dunia kembali menguat pada perdagangan Rabu (18/2/2026).
Setelah sempat tertekan ke level terendah dalam sepekan pada sesi sebelumnya.
Dilansir melalui kantor berita Reuters (18/2/2026), kenaikan ini terjadi di tengah sikap hati-hati investor yang menanti rilis risalah pertemuan bank sentral Amerika Serikat, Federal Reserve, atau The Fed, untuk mencari sinyal arah kebijakan suku bunga ke depan.
Berdasarkan data pasar, harga emas di pasar spot tercatat naik 0,2 persen ke level 4.886,69 dolar AS per ons pada pukul 01.10 GMT.
Baca juga: Harga Emas Antam Hari Ini 18 Februari 2026 Terjun Bebas Jelang Ramadhan! Intip Harga Emas Terbaru
Sebelumnya, harga emas sempat jatuh lebih dari 2 persen dan menyentuh titik terendah dalam lebih dari satu minggu pada perdagangan Selasa.
Sementara itu, kontrak berjangka emas AS untuk pengiriman April bergerak stabil di kisaran 4.904,50 dolar AS per ons.
Koreksi tajam harga emas pada hari sebelumnya dipicu oleh perkembangan positif dalam pembicaraan diplomatik antara Amerika Serikat dan Iran.
Kemajuan tersebut meredakan ketegangan geopolitik, sehingga minat investor terhadap aset aman seperti emas ikut menurun.
Ketika risiko global dianggap berkurang, investor cenderung mengalihkan dana ke aset berisiko yang menawarkan imbal hasil lebih tinggi.
Di sisi lain, pergerakan harga emas juga relatif terbatas karena volume perdagangan di kawasan Asia cenderung tipis.
Baca juga: Harga Emas di Lhokseumawe Kokoh Bertahan Pada 17 Februari 2026
Hal ini disebabkan oleh libur Tahun Baru Imlek di sejumlah negara, yang membuat aktivitas pasar tidak terlalu agresif.
Saat ini, perhatian utama pelaku pasar tertuju pada risalah pertemuan Komite Pasar Terbuka Federal (FOMC) yang dijadwalkan rilis pada pukul 19.00 GMT.
Dokumen tersebut dinilai penting karena dapat memberikan gambaran lebih jelas mengenai pandangan pejabat The Fed terhadap inflasi, pertumbuhan ekonomi, serta kemungkinan waktu dimulainya pemangkasan suku bunga.
Selain risalah FOMC, investor juga mencermati rilis data ekonomi Amerika Serikat lainnya, seperti Produk Domestik Bruto (PDB) dan data pengeluaran konsumsi pribadi (PCE) yang akan diumumkan dalam waktu dekat.
Baca juga: Hari Ini Harga Emas Langsa Turun, Berikut Rinciannya Pada 17 Februari 2026
| UPDATE Harga Emas di Aceh 3 Juni 2026: Banda Aceh Naik Tembus Rp8 Juta per Mayam, Cek Daerah Lain |
|
|---|
| Update Harga Emas perhiasan di Langsa, Cek Rinciannya Rabu 3 Juni 2026 |
|
|---|
| Harga Antam di Logam Mulia & Pegadaian Stabil, Mana Lebih Murah? Cek Selisihnya per 3 Juni 2026 |
|
|---|
| Harga Emas di Banda Aceh Hari Ini Melonjak Lagi, 3 Juni 2026 Dijual Naik Segini Per Mayam |
|
|---|
| UPDATE Harga Emas Per Mayam di Aceh 2 Juni 2026: Banda Aceh Naik Tipis, Langsa & Lhokseumawe Stagnan |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/ilustrasi-emas-pegadaian-naik.jpg)