Harga Emas
Harga Emas Dunia Tertekan Penguatan Dolar, Masih Ditopang Isu Konflik AS-Iran
Harga emas dunia bergerak relatif stabil pada perdagangan Jumat (20/2/2026).Namun masih berada di jalur penurunan secara mingguan
Penulis: Sri Anggun Oktaviana | Editor: Nurul Hayati
Pernyataan Presiden AS Donald Trump yang memberikan tenggat waktu dua minggu kepada Iran untuk mencapai kesepakatan nuklir menambah kekhawatiran pasar.
Ancaman konsekuensi militer jika kesepakatan gagal membuat investor kembali melirik emas sebagai aset aman atau safe haven.
Sementara itu, pergerakan logam mulia lainnya menunjukkan variasi. Harga perak spot tercatat naik ke sekitar US$76,88 per ons.
Platinum diperdagangkan di level US$2.071,60 per ons, sedangkan paladium berada di kisaran US$1.718,65 per ons.
Baca juga: Update Harga Emas di Lhokseumawe pada Hari Pertama Puasa, Stagnan di 8 Jutaan
Secara keseluruhan, pasar emas saat ini berada dalam kondisi tarik-menarik.
Penguatan dolar dan sikap ketat bank sentral menekan harga, namun risiko geopolitik global masih menjadi faktor penahan penurunan yang lebih dalam.
Investor pun cenderung bersikap hati-hati sambil menunggu perkembangan kebijakan suku bunga dan dinamika politik global dalam waktu dekat.
Baca juga: Harga Emas Pegadaian Terjun Bebas H-1 Ramadhan, Cek Harga UBS dan Galeri24 Hari Ini 18 Februari 2026
(Serambinews.com/Sri Anggun Oktaviana)
| Harga Emas di Banda Aceh Melonjak Hari Ini, Naik Rp 100.000 per Mayam Edisi 21 Mei 2026 |
|
|---|
| Harga Emas di Sebagian Wilayah Aceh Hari Ini Kompak Turun, Langsa hingga Banda Aceh Melemah |
|
|---|
| Setelah Menguat, Harga Emas di Banda Aceh Kini Melemah Rp. 70.000 per Mayam, Edisi 20 Mei 2026 |
|
|---|
| Update Harga Emas di Banda Aceh 19 Mei 2026: Naik Rp 40 Ribu per Mayam |
|
|---|
| Anjlok Rp 70.000! Harga Emas di Banda Aceh Kembali Melemah Edisi 16 Mei 2026 |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/ilustrasi-emas-anjlok.jpg)