Konflik Amerika vs Iran
Trump Cibir Spanyol “Pecundang”, Tekan Inggris Dukung Serangan AS ke Iran
Ia menyoroti keputusan pemerintah Spanyol yang menolak komitmen peningkatan anggaran pertahanan NATO hingga 5 persen dari PDB.
Ringkasan Berita:
- Presiden Amerika Serikat Donald Trump melontarkan kritik keras terhadap dua sekutu negaranya, yakni Spanyol dan Inggris, terkait sikap mereka terhadap kampanye militer AS terhadap Iran.
- Trump bahkan menyebut Spanyol sebagai “pecundang” dan menilai Perdana Menteri Inggris Keir Starmer seharusnya mendukung operasi militer AS tanpa ragu.
- Ia menyoroti keputusan pemerintah Spanyol yang menolak komitmen peningkatan anggaran pertahanan NATO hingga 5 persen dari produk domestik bruto (PDB).
SERAMBINEWS.COM, WASHINGTON DC – Presiden Amerika Serikat Donald Trump melontarkan kritik keras terhadap dua sekutu negaranya, yakni Spanyol dan Inggris, terkait sikap mereka terhadap kampanye militer AS terhadap Iran.
Dalam wawancara telepon dengan media New York Post yang dilaporkan pada Kamis (5/3/2026), Trump bahkan menyebut Spanyol sebagai “pecundang” dan menilai Perdana Menteri Inggris Keir Starmer seharusnya mendukung operasi militer AS tanpa ragu.
“Kami punya banyak pemenang, tetapi Spanyol adalah pecundang, dan Inggris sangat mengecewakan,” ujar Trump dalam wawancara tersebut.
Kritik terhadap Spanyol
Trump menuding Spanyol bersikap tidak bersahabat terhadap NATO.
Ia menyoroti keputusan pemerintah Spanyol yang menolak komitmen peningkatan anggaran pertahanan NATO hingga 5 persen dari produk domestik bruto (PDB).
“Mereka tidak membayar, mereka satu-satunya yang menolak pembayaran 5 persen itu, dan mereka sangat bermusuhan dengan semua orang,” kata Trump.
“Bukan pemain tim, dan kami juga tidak akan menjadi pemain tim dengan Spanyol,” tambahnya.
Pernyataan tersebut juga diberitakan oleh surat kabar Spanyol El País melalui situs webnya pada hari yang sama.
Baca juga: VIDEO - Trump Klaim Sudah Kantongi Figur Pengganti Khamenei dari Dalam Negeri Iran
Tekanan kepada Inggris
Selain Spanyol, Trump juga mengkritik sikap pemerintah Inggris yang dipimpin Keir Starmer terkait konflik yang melibatkan Iran.
Saat ditanya mengenai laporan media Inggris The Telegraph yang menyebut Trump pernah menyebut Starmer sebagai “pecundang” dalam percakapan pribadi, Trump memberikan tanggapan tegas.
Sebelumnya, dalam konferensi pers di Gedung Putih, Trump bahkan membandingkan Starmer dengan mantan pemimpin Inggris era Perang Dunia II, Winston Churchill.
“Yah, dia bukan Winston Churchill, biarkan saya katakan seperti itu,” ujar Trump.
| Serangan Iran Hancurkan Sejumlah Pangkalan Militer AS di Timur Tengah, Kerugian Capai Miliaran Dolar |
|
|---|
| Iran Tegaskan AS Tak Berhak Mendikte Negara Lain, Minta Hentikan Tuntutan Irasional |
|
|---|
| 8.497 Tentara Israel Jadi Korban Perang Lawan Iran dan Lebanon, Ketegangan di Front Utara Meningkat |
|
|---|
| Iran Tawarkan Buka Selat Hormuz Tanpa Bahas Nuklir, AS Masih Bersikukuh |
|
|---|
| AS akan Gunakan Lumba-Lumba untuk Bersihkan Ranjau Iran, Bagaimana Caranya? |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/Daftar-proyek-Donald-Trump-di-Indonesia.jpg)