Jumat, 17 April 2026

Purbaya Coret Anggaran Tak Penting di Program MBG: “Yang Enggak Berhubungan dengan Makanan, Hapus!"

Fokus efisiensi justru diarahkan pada belanja yang dinilai tidak berhubungan langsung dengan pelaksanaan program tersebut.

Editor: Amirullah
Kompas.com/Rahel
PURBAYA - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa di Kompleks Istana, Jakarta, Kamis (5/2/2026). 

Ringkasan Berita:
  • Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan anggaran program Makan Bergizi Gratis (MBG) tidak akan dipotong karena tetap menjadi prioritas pemerintah.
  • • Efisiensi hanya menyasar belanja yang tidak berkaitan langsung dengan penyediaan makanan, seperti pengajuan pembelian motor atau komputer tambahan.
  • •Pemerintah melakukan langkah ini untuk menjaga efektivitas program sekaligus memastikan defisit anggaran tetap di bawah batas 3 persen PDB.

 

SERAMBINEWS.COM – Pemerintah memastikan program Makan Bergizi Gratis (MBG) tetap menjadi prioritas nasional dan tidak akan dipangkas secara langsung meski pemerintah tengah melakukan berbagai penyesuaian fiskal.

Fokus efisiensi justru diarahkan pada belanja yang dinilai tidak berhubungan langsung dengan pelaksanaan program tersebut.

Langkah ini dilakukan agar anggaran benar-benar digunakan untuk kebutuhan utama, yakni penyediaan makanan bagi para penerima manfaat.

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan bahwa efisiensi anggaran tidak menyasar inti program MBG. Menurutnya, yang akan dipangkas adalah pengeluaran tambahan yang tidak memberikan kontribusi langsung terhadap penyediaan makanan bergizi.

Pernyataan tersebut disampaikan Purbaya usai melakukan inspeksi mendadak di Pasar Tanah Abang pada Senin (9/3/2026).

“MBG enggak akan dipotong kecuali yang tidak produktif. Itu bagaimana? Kita lihat saja. Kalau dia ngajuin beli motor lagi, coret. Beli komputer lagi, coret.

(Kebutuhan) yang enggak perlu, yang enggak berhubungan dengan makanan," kata Purbaya usai melakukan sidak di Pasar Tanah Abang pada Senin (9/3/2026).

Baca juga: Berikut Harga Emas Terkini di Langsa Edisi Selasa 10 Maret 2026

MENU MBG - Menu MBG yang disediakan oleh Yayasan Permata Harapan Madani, Selasa (14/10/2025).
MENU MBG - Menu MBG yang disediakan oleh Yayasan Permata Harapan Madani, Selasa (14/10/2025). (Dok SERAMBINEWS.COM/HO)

Fokus pada Kebutuhan Utama Program

Menurut Purbaya, pemerintah ingin memastikan bahwa setiap rupiah yang dikeluarkan benar-benar mendukung tujuan utama program MBG, yakni menyediakan makanan bergizi bagi masyarakat yang membutuhkan. Karena itu, berbagai usulan pengadaan barang yang dinilai berulang dan tidak relevan dengan penyediaan makanan akan dipangkas.

Contohnya adalah pengajuan pembelian kendaraan operasional maupun perangkat komputer tambahan yang dianggap tidak memiliki keterkaitan langsung dengan distribusi dan penyediaan makanan dalam program tersebut.

Langkah ini diambil sebagai bagian dari upaya pemerintah menjaga efektivitas pelaksanaan program tanpa harus mengurangi manfaat yang diterima masyarakat.

Baca juga: Buya Yahya Ungkap Tanda Orang Mendapat Malam Lailatul Qadar, Terlihat dari Perubahan Usai Ramadhan

Menjaga Defisit Anggaran Tetap Aman

Di sisi lain, Purbaya juga menegaskan bahwa pemerintah tetap berhati-hati dalam mengelola keuangan negara agar defisit anggaran tidak melampaui batas yang telah ditetapkan oleh undang-undang.

Saat ini, batas maksimal defisit ditetapkan sebesar 3 persen dari Produk Domestik Bruto (PDB).

Untuk menjaga batas tersebut, pemerintah biasanya melakukan berbagai penyesuaian pada sejumlah pos belanja negara. Salah satu langkah yang dipertimbangkan adalah melakukan efisiensi pada beberapa komponen pengeluaran, termasuk pengeluaran pendukung dalam program MBG.

Evaluasi tersebut terutama menyasar pengadaan fasilitas tambahan atau perlengkapan operasional yang tidak berhubungan langsung dengan tujuan utama program.

Baca juga: Doa 10 Hari Terakhir Ramadhan 1447 H: Amalan dan Doa Malam Lailatul Qadar yang Dianjurkan

Ketegangan Timur Tengah Picu Lonjakan Harga Minyak

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved