Senin, 13 April 2026

Kepala BGN Pastikan 32 Ribu PPPK Sudah Diangkat dan Terima Gaji

“Totalnya sudah 32.000 PPPK yang selesai prosesnya. Mereka sudah menerima SK dan bahkan sudah mendapatkan gaji,” ujar Dadan

Editor: Faisal Zamzami
Kompas.com/FIRDA JANATI
MBG- Kepala Badan Gizi Nasional Dadan Hindayana memaparkan dampak Program MBG terhadap ekonomi sektor otomotif, pertanian, dan pangan di Jakarta, Jumat (13/2/2026). 
Ringkasan Berita:
  • Badan Gizi Nasional (BGN) mengungkapkan bahwa sebanyak 32.000 Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) telah resmi diangkat dan kini sudah mulai menerima gaji.
  • Kepala BGN, Dadan Hindayana, menyampaikan bahwa seluruh pegawai tersebut telah memperoleh Surat Keputusan (SK) dan langsung bertugas di berbagai daerah.
  • Pengangkatan ini menjadi bagian dari upaya memperkuat kelembagaan BGN, terutama dalam mendukung pengawasan program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang kini terus diperluas.

 

SERAMBINEWS.COM, JAKARTABadan Gizi Nasional (BGN) mengungkapkan bahwa sebanyak 32.000 Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) telah resmi diangkat dan kini sudah mulai menerima gaji.

Kepala BGN, Dadan Hindayana, menyampaikan bahwa seluruh pegawai tersebut telah memperoleh Surat Keputusan (SK) dan langsung bertugas di berbagai daerah.

“Totalnya sudah 32.000 PPPK yang selesai prosesnya. Mereka sudah menerima SK dan bahkan sudah mendapatkan gaji,” ujar Dadan di Jakarta, Selasa (17/3/2026).

Pengangkatan ini menjadi bagian dari upaya memperkuat kelembagaan BGN, terutama dalam mendukung pengawasan program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang kini terus diperluas.

Baca juga: Tak Penuhi Standar, BGN Hentikan Sementara Operasional 1.512 SPPG

Menurut Dadan, kehadiran para PPPK ini sangat penting untuk menunjang operasional program MBG yang telah menjangkau puluhan ribu Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di seluruh Indonesia.

Meski demikian, BGN masih akan mengevaluasi kemungkinan penambahan jumlah PPPK ke depan.

Hal tersebut akan dibahas bersama Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi serta Kementerian Keuangan, khususnya terkait ketersediaan anggaran.

“Untuk penambahan selanjutnya, kami akan berkoordinasi terlebih dahulu dengan KemenPAN-RB dan Kemenkeu guna memastikan dukungan anggaran,” jelasnya.

Baca juga: BGN Minta Warga Laporkan Menu MBG Tak Layak, Nanik: Sebutkan Lokasinya, Kami Tindak!

Di sisi lain, BGN juga memperkuat pengawasan program MBG mengingat besarnya anggaran yang dikelola.

Salah satu langkah yang dilakukan adalah menjalin kerja sama dengan Kejaksaan Agung, termasuk melibatkan unsur intelijen di daerah.

Tak hanya itu, BGN juga menyediakan layanan pengaduan masyarakat bernama “Sahabat Gizi 127” yang dapat diakses selama 24 jam melalui telepon, WhatsApp, maupun email.

Dadan menegaskan bahwa setiap laporan yang masuk melalui layanan tersebut akan ditindaklanjuti secara serius.

Baca juga: Daftar Link Unduh Twibbon Idul Fitri 2026 Terbaru, Cocok Buat Kartu Ucapan Hampers

Baca juga: Iran Bombardir Gudang Amunisi Militer AS di Uni Emirat Arab, Israel Balas Serangan IRGC

Baca juga: Mineral dan Universitas: Dari Kampus Ke Industri Tambang Masa Depan : Bagian 4

Sudah tayang di Kompas.com

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved