Berita Internasional
Trump Picu Kontroversi, Ucap Senang atas Wafatnya Robert Mueller
Presiden Amerika Serikat Donald Trump kembali memicu kontroversi setelah mengaku “senang” atas wafatnya mantan
Penulis: Sri Anggun Oktaviana | Editor: Faisal Zamzami
Trump Picu Kontroversi, Ucap Senang atas Wafatnya Robert Mueller
SERAMBINEWS.COM – Presiden Amerika Serikat Donald Trump kembali memicu kontroversi setelah mengaku “senang” atas wafatnya mantan Direktur FBI, Robert Mueller.
Pernyataan tersebut disampaikan melalui unggahan di platform Truth Social, tak lama setelah kabar duka tersebut diumumkan.
Dikutip Serambinews melalui GB News (22/3/2026), keluarga Mueller mengonfirmasi bahwa ia meninggal dunia pada usia 81 tahun.
Namun, penyebab kematiannya tidak diungkapkan secara rinci.
Sebelumnya, Mueller diketahui mengidap penyakit Parkinson yang didiagnosis pada 2021 dan diumumkan ke publik pada Agustus tahun lalu.
Baca juga: AS Ultimatum Iran 48 Jam, Trump Ancam Hancurkan Pembangkit Listrik jika Selat Hormuz Tak Dibuka
Dalam unggahannya, Trump menulis, “Robert Mueller baru saja meninggal. Bagus, saya senang dia sudah mati. Dia tidak bisa lagi menyakiti orang-orang yang tidak bersalah.”
Pernyataan tersebut langsung menuai perhatian luas karena dinilai tidak biasa bagi seorang kepala negara.
Seperti diketahui, hubungan antara Trump dan Mueller memang telah lama tegang.
Setelah masa jabatannya sebagai Direktur FBI, Mueller ditunjuk sebagai penasihat khusus oleh Departemen Kehakiman untuk menyelidiki dugaan campur tangan Rusia dalam pemilihan presiden AS tahun 2016.
Penyelidikan yang berlangsung selama 22 bulan, dari 2017 hingga 2019, bertujuan untuk mengungkap apakah tim kampanye Trump bekerja sama dengan Rusia.
Baca juga: Trump di Ujung Tanduk! Perang AS vs Iran Makin Memanas, Ancaman Serangan Besar Menghantui
Hasil investigasi menyatakan tidak ada bukti konspirasi langsung antara kampanye Trump dan Kremlin.
Namun, laporan tersebut mengonfirmasi bahwa Rusia memang berupaya memengaruhi hasil pemilu dan melihat Trump sebagai kandidat yang menguntungkan bagi mereka.
Selain itu, penyelidikan Mueller juga menyeret sejumlah tokoh penting di lingkaran Trump.
Beberapa di antaranya, seperti Paul Manafort, Rick Gates, Michael Flynn, dan Michael Cohen, dijatuhi hukuman setelah mengaku bersalah atas berbagai pelanggaran hukum.
| Duel Anak Presiden Gemparkan Amerika, Hunter Biden Tantang Donald Trump Jr |
|
|---|
| Mantan CIA Akui Ketangguhan Iran, Diyakini Masih Simpan Ribuan Rudal di Bawah Tanah |
|
|---|
| Trump Janji Selat Hormuz Dibuka Segera, AS Siap Bertindak Tanpa Iran? |
|
|---|
| Gencatan Senjata Terancam Gagal! Donald Trump Tuduh Iran Langgar Kesepakatan di Selat Hormuz |
|
|---|
| Fakta Ini Bikin Melongo! Kesaksian WNI di Iran Selama Perang: Tagihan Listrik hingga Gas Tetap Murah |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/Pesawat-kepresidenan-Amerika-Serikat-Air-Force-One-yang-membawa-Presiden-Donald-Trump.jpg)