Jumat, 17 April 2026

Konflik Amerika vs Iran

Misteri Keberadaan Mojtaba Khamenei, Jadi Sorotan Intelijen Dunia

Spekulasi lain menyebutkan bahwa Mojtaba Khamenei kemungkinan mengalami luka dalam serangan awal yang menewaskan ayahnya.

Editor: Faisal Zamzami
Kompas.com
Ayatollah Mojtaba Khamenei, anak Ali Khamenei, resmi terpilih menjadi pemimpin tertinggi baru Iran, Senin (9/3/2026 

Ringkasan Berita:
  • Keberadaan pemimpin tertinggi baru Iran, Mojtaba Khamenei, masih menjadi misteri sejak pecahnya konflik antara Iran, Amerika Serikat, dan Israel pada 28 Februari 2026.
  • Sejak serangan udara yang dilaporkan menewaskan Ali Khamenei, Mojtaba disebut-sebut ditunjuk sebagai penggantinya.
  • Namun hingga kini, ia belum pernah muncul di hadapan publik maupun menyampaikan pidato secara langsung.

 

SERAMBINEWS.COM, TEHERAN – Keberadaan pemimpin tertinggi baru Iran, Mojtaba Khamenei, masih menjadi misteri sejak pecahnya konflik antara Iran, Amerika Serikat, dan Israel pada 28 Februari 2026.

Sejak serangan udara yang dilaporkan menewaskan Ali Khamenei, Mojtaba disebut-sebut ditunjuk sebagai penggantinya.

Namun hingga kini, ia belum pernah muncul di hadapan publik maupun menyampaikan pidato secara langsung.

Seluruh komunikasi yang dikaitkan dengannya hanya berupa pernyataan tertulis, tanpa rekaman suara atau video.

Kondisi ini memicu spekulasi luas, termasuk mengenai apakah Mojtaba benar-benar memegang kendali pemerintahan Iran.

Diselidiki Intelijen AS dan Israel

Laporan dari Axios menyebutkan bahwa badan intelijen seperti CIA dan Mossad tengah berupaya mengungkap keberadaan, kondisi, serta peran Mojtaba dalam konflik yang sedang berlangsung.

Seorang pejabat senior Israel menyatakan bahwa pihaknya belum memiliki bukti bahwa Mojtaba benar-benar menjadi pengambil keputusan utama.

Sementara itu, pejabat Amerika Serikat juga mengaku kebingungan terhadap situasi tersebut.

“Kami tidak berpikir Iran akan menunjuk seseorang yang sudah meninggal sebagai pemimpin. Namun di sisi lain, kami juga belum memiliki bukti bahwa dia benar-benar mengendalikan negara,” ujar seorang pejabat AS.

Baca juga: AS Tawarkan Rp168 Miliar untuk Tangkap Mojtaba Khamenei, Pejabat Iran Berguguran

Dugaan Terluka

Spekulasi lain menyebutkan bahwa Mojtaba Khamenei kemungkinan mengalami luka dalam serangan awal yang menewaskan ayahnya.

Hal ini diduga menjadi alasan di balik ketidakhadirannya di ruang publik.

Menteri Pertahanan AS, Pete Hegseth, mempertanyakan absennya rekaman visual maupun audio dari pemimpin baru Iran tersebut.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved