Berita Internasional
Posisi Iran Menguat? AS dan Sekutu Hadapi Tekanan Baru di Tengah Konflik
Posisi tawar Iran dalam konflik dengan Amerika Serikat dan Israel disebut mengalami perubahan sejak perang
Penulis: Sri Anggun Oktaviana | Editor: Muhammad Hadi
Posisi Iran Menguat? AS dan Sekutu Hadapi Tekanan Baru di Tengah Konflik
SERAMBINEWS.COM- Posisi tawar Iran dalam konflik dengan Amerika Serikat dan Israel disebut mengalami perubahan sejak perang dimulai pada akhir Februari 2026.
Dikutip dari Al Jazeera (25/3/2026), para analis menilai Teheran kini merasa lebih percaya diri dalam menentukan syarat untuk mengakhiri konflik.
Meski demikian, perbedaan kepentingan antara pihak-pihak yang terlibat membuat peluang tercapainya kesepakatan damai masih terlihat sulit.
Presiden AS, Donald Trump, sebelumnya menyatakan bahwa Washington sedang melakukan pembicaraan “produktif” dengan Iran.
Namun, klaim tersebut langsung dibantah oleh pejabat Iran yang menyebutnya sebagai informasi yang tidak benar.
Baca juga: Iran Klaim Targetkan Kapal Induk USS Abraham Lincoln dengan Rudal Jelajah
Iran menilai pernyataan tersebut hanya upaya untuk memengaruhi harga minyak global.
Di balik pernyataan publik yang saling bertentangan, jalur komunikasi tidak langsung sebenarnya mulai terbentuk.
Beberapa negara seperti Mesir, Turki, dan Pakistan dilaporkan berperan sebagai perantara dalam membangun komunikasi antara kedua pihak.
Meski ada peluang diplomasi, para ahli menilai kesepakatan masih jauh karena tuntutan masing-masing pihak sangat berbeda.
Iran kini menetapkan sejumlah “garis merah” baru dalam negosiasi.
Baca juga: Iran Sindir Trump “Negosiasi dengan Diri Sendiri”, Serangan ke Pangkalan AS Makin Memanas
Di antaranya adalah permintaan pencabutan sanksi, ganti rugi atas kerusakan akibat perang, serta jaminan bahwa negaranya tidak akan diserang kembali.
Selain itu, Iran juga ingin memiliki peran lebih besar dalam mengatur lalu lintas di Selat Hormuz.
Selat ini merupakan jalur penting yang dilalui sekitar seperlima ekspor minyak dunia.
Kontrol terhadap jalur tersebut memberi Iran keuntungan strategis dan ekonomi yang signifikan.
| Ancaman Resesi Global di Depan Mata? Harga Minyak Bisa Tembus 150 Dolar, Dunia Terancam Krisis? |
|
|---|
| Iran Sindir Trump “Negosiasi dengan Diri Sendiri”, Serangan ke Pangkalan AS Makin Memanas |
|
|---|
| Siapa Ghalibaf? Sosok yang Disebut Terlibat ‘Pembicaraan Rahasia’ dengan AS |
|
|---|
| Amunisi Tandan Iran Disebut Tembus Pertahanan Israel, Sebar Bom ke Banyak Titik |
|
|---|
| Minyak Dunia Tembus 100 Dolar! Iran Sebut Klaim Trump Hoaks, Ancaman Energi Global Makin Ganas |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/Trump-ingin-damai-dengan-iran.jpg)