Sabtu, 25 April 2026

Korban Tewas Kecelakaan Mobil Elf di Majalengka Bertambah Jadi Tujuh Orang

Korban terbaru yang meninggal adalah Ade Solihin, yang sebelumnya sempat menjalani perawatan akibat luka berat.

Editor: Faisal Zamzami
SERAMBI INDONESIA
Ilustrasi tabrakan dua mobil 

Ringkasan Berita:
  •  Jumlah korban meninggal dunia dalam kecelakaan mobil elf di Kabupaten Majalengka terus bertambah.
  • Hingga Kamis (26/3/2026), total korban jiwa mencapai tujuh orang.
  • Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, menyampaikan duka mendalam atas tragedi tersebut. 

 

SERAMBINEWS.COM, MAJALENGKA - Jumlah korban meninggal dunia dalam kecelakaan mobil elf di Kabupaten Majalengka terus bertambah.

Hingga Kamis (26/3/2026), total korban jiwa mencapai tujuh orang.

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, menyampaikan duka mendalam atas tragedi tersebut.

Korban terbaru yang meninggal adalah Ade Solihin, yang sebelumnya sempat menjalani perawatan akibat luka berat.

Ia mengembuskan napas terakhir pada Kamis sore sekitar pukul 14.57 WIB.

Kecelakaan tragis ini terjadi pada Senin malam (23/3/2026) di jalur Panjalu–Cikijing, tepatnya di Desa Maniis, Kecamatan Cingambul.

Kendaraan Isuzu Elf dengan nomor polisi Z-7012-CN yang membawa rombongan keluarga asal Karawang terperosok ke jurang setelah kehilangan kendali di jalan menurun dan berkelok tajam.

Menurut Kapolres Majalengka, Rita Suwadi, pihak kepolisian bersama Ditlantas Polda Jawa Barat telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) lanjutan.

Mereka melibatkan Tim Traffic Accident Analysis (TAA) untuk mengungkap penyebab kecelakaan secara ilmiah.

Baca juga: Wartawan Serambi Kecelakaan di Gunung Trans, Mobilnya Remuk Korban Dilarikan ke RS

Proses investigasi dilakukan secara menyeluruh, mulai dari pemeriksaan kondisi jalan, pengukuran titik-titik penting, hingga pemindaian digital untuk merekonstruksi peristiwa secara akurat.

Selain itu, petugas juga mengevaluasi rambu lalu lintas serta faktor keselamatan di sepanjang jalur sekitar 170 meter dari lokasi kejadian.

Dari hasil sementara, kecelakaan diduga dipicu oleh beberapa faktor, di antaranya kondisi pengemudi yang kelelahan dan mengantuk, jarak pandang terbatas akibat kabut tebal, serta kondisi jalan yang licin karena hujan.

Hal ini menyebabkan kendaraan oleng hingga akhirnya terguling ke parit.

Dedi Mulyadi menyampaikan belasungkawa kepada keluarga korban.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved