Selasa, 19 Mei 2026

Kesehatan

Cuma 11 Menit! Studi Ungkap Kebiasaan Sederhana yang Bisa Turunkan Risiko Serangan Jantung

para ilmuwan menemukan bahwa menambahkan waktu tidur hanya 11 menit setiap hari dapat menurunkan risiko

Tayang:
Penulis: Sri Anggun Oktaviana | Editor: Muhammad Hadi
freepik/Lifestylememory
SERANGAN JANTUNG - Penelitian terbaru mengungkap bahwa perubahan kecil dalam rutinitas harian ternyata bisa memberikan dampak besar bagi kesehatan jantung. 

Cuma 11 Menit! Studi Ungkap Kebiasaan Sederhana yang Bisa Turunkan Risiko Serangan Jantung

SERAMBINEWS.COM – Penelitian terbaru mengungkap bahwa perubahan kecil dalam rutinitas harian ternyata bisa memberikan dampak besar bagi kesehatan jantung.

Dilansir melalui GB News (30/3/2026), para ilmuwan menemukan bahwa menambahkan waktu tidur hanya 11 menit setiap hari dapat menurunkan risiko serangan jantung atau stroke hingga sekitar 11 persen.

Temuan ini berasal dari studi yang dipublikasikan dalam jurnal ilmiah European Journal of Preventive Cardiology.

Penelitian tersebut melibatkan lebih dari 53.000 peserta di Inggris yang tergabung dalam studi UK Biobank, dengan pemantauan selama delapan tahun.

Baca juga: 6 Manfaat Kesehatan Buah Plum Jika Dikonsumsi Rutin, Baik untuk Pencernaan hingga Jantung

Para peneliti mengamati pola tidur, aktivitas fisik, serta kebiasaan makan peserta menggunakan perangkat seperti jam tangan pintar dan laporan mandiri.

Selama periode penelitian, tercatat lebih dari 2.000 kasus kejadian kardiovaskular serius, termasuk serangan jantung dan stroke.

Dari data tersebut, para ilmuwan menemukan bahwa perubahan kecil dalam gaya hidup dapat memberikan perlindungan signifikan terhadap kesehatan jantung.

Selain tidur, kebiasaan sederhana lain yang juga terbukti efektif adalah berjalan cepat selama sekitar 4,5 menit setiap hari.

Tak hanya itu, mengonsumsi sekitar 50 gram sayuran setiap hari juga memberikan manfaat yang hampir sama dalam menurunkan risiko penyakit jantung.

Baca juga: AS dan Israel Kembali Mengebom Jantung Kota Teheran, Ledakan Hebat, dan Asap Menjulang

Penelitian ini dilakukan oleh tim ilmuwan internasional dari Australia, Chili, dan Brasil.

Mereka menyebut bahwa perubahan kecil tersebut lebih mudah diterapkan dan dipertahankan dalam jangka panjang dibandingkan perubahan besar yang drastis.

Penulis utama penelitian, Nicholas Koemel, menjelaskan bahwa kombinasi perubahan kecil dalam beberapa aspek kehidupan dapat memberikan dampak besar bagi kesehatan kardiovaskular.

Ia menekankan bahwa masyarakat tidak perlu langsung melakukan perubahan besar, melainkan cukup memulai dari langkah sederhana yang konsisten.

Baca juga: 8 Manfaat Puasa untuk Kesehatan, dari Jantung Hingga Mental

Sementara itu, penulis senior Emmanuel Stamatakis menyebutkan bahwa timnya berencana mengembangkan alat digital untuk membantu masyarakat menerapkan gaya hidup sehat.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved