Sabtu, 18 April 2026

AS dan Israel Serang Iran

Ringkasan Perang Iran - 15 Warga Amerika Terluka Ditabrak Drone, Iran Respons Ancaman Trump

Presiden Amerika Serikat Donald Trump telah memperingatkan bahwa proposal Iran untuk mengakhiri perang tidak cukup untuk mencegah ancamannya

Editor: Ansari Hasyim
Image created by ChatGPT
Ilustrasi serangan udara yang menghantam fasilitas industri strategis Iran, termasuk pabrik baja, memicu ancaman balasan dari IRGC terhadap industri yang terafiliasi dengan Amerika Serikat dan Israel di kawasan Timur Tengah. 

SERAMBINEWS.COM - Ketegangan geopolitik di Timur Tengah memasuki fase paling berbahaya setelah Amerika Serikat bersama Israel melancarkan serangan militer terkoordinasi terhadap sejumlah target di Iran. 

Serangan tersebut memicu respons keras dari Teheran, termasuk peluncuran rudal dan drone balasan, serta meningkatkan kekhawatiran akan meluasnya konflik ke negara-negara sekitar, mengganggu jalur energi global, dan mengguncang stabilitas politik kawasan. 

Berikut ini adalah perkembang terkini dari peristiwa yang tengah berlangsung tersebut dikutip dari jaringan berita Al Jazeera:

  • Presiden AS Donald Trump telah memperingatkan akan adanya "penghancuran total" pembangkit listrik dan jembatan Iran dalam hitungan jam jika Selat Hormuz tidak sepenuhnya dibuka kembali sebelum batas waktu hari Selasa.
  • Trump mengatakan bahwa respons Iran terhadap usulan gencatan senjata AS, yang disampaikan melalui perantara, adalah "signifikan", tetapi "tidak cukup baik".
  • Militer Iran mengatakan ancaman Trump adalah "khayalan" dan tidak dapat menggantikan "aib dan penghinaan" yang dialami AS di kawasan itu, menurut sebuah pernyataan di media Iran.
  • Serangan AS-Israel di seluruh Iran menewaskan sedikitnya 34 orang sepanjang hari Senin, ketika rudal dan drone Iran terus menargetkan lokasi-lokasi penting di negara-negara Teluk.
  • Serangan udara Israel menewaskan sedikitnya 10 orang di dekat sebuah sekolah yang menampung pengungsi Palestina di Gaza tengah.
  • Presiden AS Donald Trump mengatakan kepada wartawan bahwa tanggapan Iran terhadap usulan gencatan senjata itu signifikan, tetapi "tidak cukup baik", seiring tenggat waktu yang ia tetapkan bagi Teheran untuk membuka kembali Selat Hormuz semakin dekat.
  • Presiden Amerika Serikat Donald Trump telah memperingatkan bahwa proposal Iran untuk mengakhiri perang tidak cukup untuk mencegah ancamannya menghancurkan infrastruktur kecuali Teheran membuka kembali Selat Hormuz.
  • Trump mengatakan pada hari Senin bahwa tenggat waktu hari Selasa yang telah ia tetapkan bagi Iran untuk mencapai kesepakatan adalah final. Di tengah serangkaian ancaman dan klaim tambahan, ia mengatakan proposal tersebut tidak akan mengurangi tindakan AS.
  • Trump mengancam akan memenjarakan seorang reporter yang membocorkan informasi terkait penyelamatan dua pilot AS di Iran.
  • Iran memperingatkan akan melakukan serangan balasan setelah Trump  menetapkan batas waktu hari Selasa bagi Teheran untuk sepenuhnya membuka kembali Selat Hormuz dan memperingatkan bahwa pembangkit listrik dan jembatan Iran akan dihancurkan.
  • Kantor berita AS, CBS, melaporkan bahwa "15 warga Amerika" terluka dalam serangan pesawat tak berawak Iran di pangkalan udara di Kuwait semalam, mengutip dua pejabat AS.
  • Presiden Dewan Eropa Antonio Costa memperingatkan terhadap serangan terhadap infrastruktur sipil, dan mengatakan bahwa diplomasi, bukan eskalasi, adalah satu-satunya cara untuk mencapai perdamaian di kawasan tersebut.
  • Kepala Dana Moneter Internasional memperingatkan bahwa perang di Iran akan menyebabkan inflasi yang lebih tinggi dan pertumbuhan global yang lebih lambat, bahkan jika konflik tersebut segera berhenti.
  • Kantor Berita Nasional Lebanon melaporkan bahwa tiga orang lagi tewas dalam serangan di distrik Tyre, saat pasukan Israel maju melalui wilayah selatan negara itu.(*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved