Konflik Amerika vs Iran
Pemimpin Tertinggi Iran Mojtaba Khamenei Dilaporkan Tak Sadarkan Diri, Kondisinya Disebut Parah
Dalam laporannya, disebutkan bahwa situasi kesehatan Khamenei didasarkan pada penilaian intelijen.
Mojtaba pernah muncul di demonstrasi pendukung setia, tetapi jarang berbicara di depan umum.
Dikutip dari AP News, kekuasaannya sendiri tumbuh seiring dengan kekuasaan ayahnya, bekerja di kantor-kantornya di pusat kota Teheran.
Menurut Departemen Keuangan AS, Mojtaba Khamenei telah bekerja sama erat dengan Garda Revolusi paramiliter Iran, baik dengan komandan Pasukan Quds ekspedisioner maupun Basij yang sepenuhnya terdiri dari sukarelawan yang secara brutal menekan protes nasional pada Januari 2026.
Amerika Serikat menjatuhkan sanksi kepadanya pada tahun 2019 selama masa jabatan pertama Presiden AS Donald Trump karena berupaya "mendorong ambisi regional ayahnya yang destabilisasi dan tujuan domestik yang menindas."
Itu termasuk tuduhan bahwa Khamenei dari balik layar mendukung pemilihan Presiden garis keras Mahmoud Ahmadinejad pada tahun 2005 dan pemilihan ulangnya yang kontroversial pada tahun 2009 yang memicu protes Gerakan Hijau.
Mahdi Karroubi, yang merupakan kandidat presiden pada tahun 2005 dan 2009, mengecam Khamenei sebagai "putra seorang majikan" dan menuduhnya ikut campur dalam kedua pemilu tersebut.
Ayahnya dilaporkan pada saat itu mengatakan bahwa Khamenei adalah "seorang majikan sendiri, bukan putra seorang majikan."
Mojtaba pernah menjadi sasaran kritik khusus dari para pengunjuk rasa selama kerusuhan terkait kematian seorang wanita muda dalam tahanan polisi pada tahun 2022, setelah ia ditangkap karena diduga melanggar aturan berpakaian ketat Republik Islam.
Pada tahun 2024, sebuah video yang menampilkan dirinya mengumumkan penangguhan kelas fiqih Islam yang dia ajarkan di Qom menjadi viral, memicu spekulasi tentang alasannya.
Mojtaba sangat mirip dengan ayahnya, dan mengenakan sorban hitam seorang sayyid, yang menunjukkan bahwa keluarganya menelusuri garis keturunannya hingga Nabi Muhammad.
Para kritikus mengatakan bahwa Mojtaba tidak memiliki kualifikasi keagamaan yang cukup untuk menjadi pemimpin tertinggi – Hojjatoleslam berada satu tingkat di bawah pangkat Ayatollah, posisi yang dipegang oleh ayahnya dan Ruhollah Khomeini, yang mendirikan Republik Islam.
Namun ia tetap menjadi kandidat utama, terutama setelah kandidat terkemuka lainnya untuk peran tersebut – mantan presiden Ebrahim Raisi – meninggal dalam kecelakaan helikopter pada tahun 2024.
Iran Tolak Usulan Gencatan Senjata
Iran telah menolak usulan gencatan senjata dalam perangnya dengan Amerika Serikat dan Israel, demikian dilaporkan media pemerintah pada hari Senin.
Penolakan disampaikan Iran meskipun ada ancaman keras dari Presiden AS Donald Trump untuk menghancurkan infrastruktur vitalnya.
“Iran telah menyampaikan kepada Pakistan tanggapannya terhadap usulan Amerika untuk mengakhiri perang,” lapor kantor berita negara IRNA, tanpa mengungkapkan sumbernya atau isi tawaran AS tersebut.
Konflik Amerika vs Iran
Mojtaba Khamenei
Pemimpin Tertinggi Iran Mojtaba Khamenei
Serambi Indonesia
| AS akan Gunakan Lumba-Lumba untuk Bersihkan Ranjau Iran, Bagaimana Caranya? |
|
|---|
| Iran Menetralisir Sejumlah Bom Besar yang Diluncurkan AS dan Israel, Ribuan Ranjau Disingkirkan |
|
|---|
| Negosiasi Mandek, AS Batal Kirim Utusan ke Pakistan, Iran Aktifkan Sistem Pertahanan Udara |
|
|---|
| Trump Dievakuasi Usai Terdengar Tembakan di Jamuan Makan Malam Gedung Putih |
|
|---|
| Persenjataan AS Menipis, Biaya Perang Lawan Iran Tembus Rp 17 Triliun per Hari |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/Ayatollah-Mojtaba-Khamenei-anak-Ali-Khamenei-resmi-terpilih-menjadi-pemimpin-tertinggi-baru-Iran.jpg)