Konflik Amerika vs Iran
Mayoritas Warga AS Dukung Pemakzulan Trump Terkait Perang Iran
Bonifaz menyebut hasil ini sebagai sesuatu yang belum pernah terjadi sebelumnya di awal masa jabatan seorang presiden.
Sejumlah legislator Demokrat lainnya juga telah menyuarakan sikap serupa.
Mereka menilai ancaman terhadap Iran tetap menjadi alasan kuat untuk melanjutkan upaya pemakzulan, meskipun terdapat upaya gencatan senjata.
Baca juga: Ancaman Trump Menggema! Serangan Lebih Besar Siap Hantam Iran Jika Kesepakatan Gagal
Polarisasi politik yang tajam
Survei menunjukkan perbedaan sikap yang mencolok antar kelompok politik.
Sebanyak 84 persen pemilih Demokrat mendukung pemakzulan, dengan 78 persen di antaranya sangat mendukung.
Sebaliknya, 81 persen pemilih Partai Republik menolak, dan 77 persen di antaranya menyatakan penolakan kuat.
Sementara itu, pemilih independen cenderung mendukung pemakzulan dengan perbandingan 55 persen berbanding 34 persen.
Bonifaz mengakui kondisi politik yang sangat terpolarisasi.
“Kita berada dalam lingkungan politik yang sangat terpolarisasi, dan pola seperti ini sudah terjadi sejak lama,” katanya.
Upaya di Kongres Di tengah meningkatnya tekanan publik, sejumlah anggota Demokrat mulai mendorong langkah pemakzulan.
Anggota DPR dari Connecticut, John Larson, mengumumkan bahwa ia telah mengajukan pasal pemakzulan terhadap Trump terkait konflik Iran.
Dalam pernyataannya, Larson menilai Trump telah melampaui batas.
“Donald Trump telah melampaui setiap persyaratan untuk dicopot dari jabatannya. Dan itu semakin buruk. Perang ilegalnya di Iran tidak hanya menaikkan harga-harga bagi keluarga Amerika—tetapi juga telah merenggut nyawa warga Amerika,” ujarnya.
Ia juga menyoroti pernyataan Trump yang dinilai berbahaya.
“Ucapan Paskahnya yang kasar dan tidak pantas serta ancaman-ancamannya, termasuk ‘seluruh peradaban akan mati’ dan ‘buka Selat itu… atau Anda akan hidup dalam neraka’ tidak hanya mengisyaratkan kejahatan perang, tetapi juga membahayakan keamanan kita,” lanjutnya.
| Iran Gempur Aset Militer AS di Kuwait dan Bahrain: Bandara Lumpuh, Sejumlah Orang Terluka |
|
|---|
| AS dan Iran Kembali Saling Serang, Kapal Tanker dan Pangkalan Militer di Kuwait-Bahrain Jadi Sasaran |
|
|---|
| Timur Tengah Kian Memanas! Trump Tekan Oman agar Jauhi Iran, UEA dan Arab Saudi Ikut Geram |
|
|---|
| Kerusakan Fasilitas Militer AS di Timur Tengah Lebih Luas, 28 Titik Hancur Diserang Iran |
|
|---|
| Pejabat Militer Iran Peringatkan Perang dengan AS Tak Terhindarkan di Tengah Kebuntuan Negosiasi |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/Daftar-proyek-Donald-Trump-di-Indonesia.jpg)