Kamis, 23 April 2026

Berita Internasional

Trump Janji Selat Hormuz Dibuka Segera, AS Siap Bertindak Tanpa Iran?

Presiden Amerika Serikat Donald Trump menyatakan bahwa Selat Hormuz akan segera dibuka kembali di tengah

Penulis: Sri Anggun Oktaviana | Editor: Muhammad Hadi
Istimewa
Presiden Amerika Serikat Donald Trump menyatakan bahwa Selat Hormuz akan segera dibuka kembali di tengah upaya pembicaraan damai antara AS dan Iran (Dok./Truth Social) 

Trump Janji Selat Hormuz Dibuka Segera, AS Siap Bertindak Tanpa Iran?

SERAMBINEWS.COM- Presiden Amerika Serikat Donald Trump menyatakan bahwa Selat Hormuz akan segera dibuka kembali di tengah upaya pembicaraan damai antara AS dan Iran.

Pernyataan tersebut disampaikan saat ketegangan di kawasan masih tinggi meski kedua negara telah menyepakati gencatan senjata sementara selama dua minggu.

Dilansir melalui kantor berita Aljazeera (11/4/2026), Trump menegaskan bahwa pembukaan jalur pelayaran penting itu bisa dilakukan dengan atau tanpa kerja sama dari Iran.

Ia menyebut Amerika Serikat siap mengambil langkah untuk memastikan Selat Hormuz kembali normal demi menjaga stabilitas pasokan energi global.

Baca juga: Trump Ancam Gunakan “Senjata Terkuat” Jika Negosiasi AS-Iran Gagal, 24 Jam Jadi Penentu

“Ini tidak akan mudah,” kata Trump kepada wartawan.

“Saya akan mengatakan ini: Kami akan segera membukanya,” tambahnya.

Selain itu, Trump juga menolak keras rencana Iran yang ingin memberlakukan sistem pungutan tol bagi kapal yang melintasi selat tersebut.

Menurutnya, kebijakan semacam itu tidak bisa diterima karena dapat mengganggu jalur perdagangan internasional.

“Jika mereka melakukan itu, kita tidak akan membiarkan itu terjadi,” ujar Trump.

Ia juga menekankan bahwa salah satu prioritas utama dalam pembicaraan damai adalah memastikan Iran tidak memiliki senjata nuklir.

“Tidak ada senjata nuklir, itu 99 persennya,” kata Trump.

Baca juga: Gencatan Senjata Terancam Gagal! Donald Trump Tuduh Iran Langgar Kesepakatan di Selat Hormuz

“Selat itu akan terbuka,” lanjutnya.

Meski ada kesepakatan gencatan senjata, kondisi di Selat Hormuz hingga kini belum pulih sepenuhnya.

Jalur strategis yang mengalirkan sekitar seperlima pasokan minyak dan gas dunia itu masih mengalami gangguan serius.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved