Kamis, 7 Mei 2026

Konflik Amerika vs Iran

AS Bersiap Kejar Kapal Iran di Seluruh Dunia, Tak Hanya Blokade

“AS akan secara aktif mengejar setiap kapal berbendera Iran atau kapal apa pun yang berupaya memberikan dukungan material kepada Iran.”

Tayang:
Editor: Faisal Zamzami
SERAMBINEWS.COM/AI
Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, mengakui bahwa faktor dendam pribadi turut memengaruhi keputusannya melancarkan serangan terhadap Iran.  

Ringkasan Berita:
  • Militer Amerika Serikat (AS) tengah mempersiapkan langkah tegas terhadap kapal-kapal tanker minyak yang berafiliasi dengan Iran.
  • Dalam beberapa hari ke depan, AS berencana menaiki hingga menyita kapal-kapal komersial tersebut di perairan internasional.
  • Langkah ini diambil menyusul meningkatnya aktivitas militer Iran yang memperketat kendali di Selat Hormuz—jalur strategis bagi perdagangan energi global.

 

SERAMBINEWS.COM, WASHINGTON – Militer Amerika Serikat (AS) tengah mempersiapkan langkah tegas terhadap kapal-kapal tanker minyak yang berafiliasi dengan Iran.

Dalam beberapa hari ke depan, AS berencana menaiki hingga menyita kapal-kapal komersial tersebut di perairan internasional.

Langkah ini diambil menyusul meningkatnya aktivitas militer Iran yang memperketat kendali di Selat Hormuz—jalur strategis bagi perdagangan energi global.

Pada Sabtu (18/4/2026), Iran dilaporkan menyerang sejumlah kapal komersial setelah mengklaim bahwa jalur tersebut berada di bawah pengawasan ketat mereka.

Menurut Komando Pusat AS (CENTCOM), pihaknya telah memulangkan 23 kapal yang berusaha meninggalkan pelabuhan Iran sebagai bagian dari penerapan blokade.

Target Kapal Iran di Seluruh Dunia

Kampanye AS kini diperluas, tidak hanya terbatas di kawasan Teluk Persia, tetapi juga mencakup kapal-kapal terkait Iran di seluruh dunia. Target tersebut meliputi:

-Kapal pengangkut minyak Iran yang beroperasi di luar wilayah Teluk

-Kapal yang diduga membawa senjata untuk mendukung Iran

-Kepala Staf Gabungan AS, Jenderal Dan Caine, menegaskan:

“AS akan secara aktif mengejar setiap kapal berbendera Iran atau kapal apa pun yang berupaya memberikan dukungan material kepada Iran.”

Ia juga menyoroti keberadaan “armada gelap”, yaitu kapal-kapal yang beroperasi secara ilegal dengan menghindari sanksi internasional, regulasi, maupun persyaratan asuransi.

Baca juga: Iran Resmi Tutup Kembali Selat Hormuz, Berlaku hingga AS Hentikan Blokade, Trump Ngamuk

Tekanan Ekonomi dan Diplomasi

Langkah ini menjadi bagian dari peningkatan tekanan ekonomi Washington terhadap Teheran.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved