Barcode BBM Subsidi Mendadak Hilang, Ini Penjelasan Lengkap dari Pertamina dan Solusi untuk Pengguna
Hal ini memicu kekhawatiran luas di kalangan masyarakat mengenai transparansi dan kejelasan sistem distribusi BBM subsidi.
Dengan kata lain, hilangnya barcode bukan terjadi tanpa sebab. Sistem secara otomatis akan menonaktifkan data yang dianggap tidak valid, tidak lengkap, atau tidak sesuai dengan kriteria penerima subsidi.
Bagi masyarakat yang mengalami hal serupa, Pertamina menyarankan untuk segera melakukan pendaftaran ulang melalui situs resmi subsiditepat.mypertamina.id atau aplikasi MyPertamina.
Dalam proses tersebut, pengguna diminta untuk memastikan seluruh data yang dimasukkan sudah benar dan sesuai, seperti:
-Nomor polisi kendaraan
-Nomor identitas (KTP)
-Data kendaraan sesuai STNK
-Jenis BBM yang digunakan
Kesalahan atau ketidaksesuaian data dapat menyebabkan pengajuan ditolak kembali.
Selain itu, pengguna juga disarankan untuk rutin mengecek status pendaftaran mereka dan memastikan tidak ada informasi yang terlewat.
Jika mengalami kendala, layanan call center 135 atau kantor layanan Pertamina terdekat dapat menjadi solusi untuk mendapatkan bantuan lebih lanjut.
Dengan adanya pembaruan sistem ini, Pertamina berharap distribusi BBM subsidi dapat lebih tepat sasaran dan meminimalisir penyalahgunaan.
Namun, di sisi lain, masyarakat juga diharapkan lebih teliti dalam memastikan kelengkapan data agar tidak terdampak oleh proses verifikasi ulang tersebut.
Baca juga: Jaga Marwah, Persiraja Bawa Satu Poin dari Tegal, Pelatih Sebut Pemain Kelelahan
Baca juga: Update Harga Sawit Aceh hingga 5 Mei 2026: TBS Turun, Ini Rincian Lengkapnya
Baca juga: Prakiraan Cuaca Abdya 27 April 2026: Seluruh Kecamatan Diguyur Hujan Ringan
Sudah tayang di Kompas.com
| Krisis Minyak! ASEAN Aktifkan Lagi Pembangkit Listrik Batu Bara, BBM Akan di Campur dengan Bioetanol |
|
|---|
| Harga BBM 25 April 2026 di SPBU Pertamina, Pemerintah Mau Lakukan Penyesuaian Harga Tahap Berikutnya |
|
|---|
| Pertamina Pastikan Kesiapan Avtur di Sumbagut, untuk Dukung Penerbangan Haji 2026 |
|
|---|
| Pemerintah Mau Lakukan Penyesuaian Harga BBM Tahap Berikutnya, Pertamax Berpotensi Naik |
|
|---|
| Heboh Bocoran Harga Pertamax Bakal Ikut Naik Jadi Rp17.850, Benarkah? Pertamina: Masih Evaluasi |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/SPBU-kosong-BBM-di-Banda-Aceh.jpg)