Rabu, 29 April 2026

Konflik Amerika vs Iran

Pasukan AS Geledah Kapal Terkait Iran, Blokade Makin Panas

Komando Pusat AS menyatakan bahwa kapal M/V Blue Star III dibebaskan setelah dipastikan tidak akan singgah di pelabuhan Iran.

Tayang:
Editor: Faisal Zamzami
Tangkap Layar X/US NAVY
KAPAL INDUK - Kapal induk USS Abraham Lincoln (kiri) saat berlayar di Selat Hormuz pada 19 November 2019. Amerika Serikat mengerahkan kapal yang biasanya mangkal di Pasifik Barat ini untuk mendekat ke Iran, di tengah tensi kedua negara yang semakin memanas. 

Ringkasan Berita:
  • Pasukan Marinir Amerika Serikat menaiki sebuah kapal dagang di Laut Arab pada Selasa (28/4/2026) yang diduga mencoba melanggar blokade terhadap pelabuhan-pelabuhan Iran.
  • Setelah dilakukan pemeriksaan, kapal tersebut akhirnya dilepaskan.
  • Komando Pusat AS menyatakan bahwa kapal M/V Blue Star III dibebaskan setelah dipastikan tidak akan singgah di pelabuhan Iran.

 

SERAMBINEWS.COM, WASHINGTON – Pasukan Marinir Amerika Serikat menaiki sebuah kapal dagang di Laut Arab pada Selasa (28/4/2026) yang diduga mencoba melanggar blokade terhadap pelabuhan-pelabuhan Iran.

Setelah dilakukan pemeriksaan, kapal tersebut akhirnya dilepaskan.

Komando Pusat AS menyatakan bahwa kapal M/V Blue Star III dibebaskan setelah dipastikan tidak akan singgah di pelabuhan Iran.

“Pasukan AS terus beroperasi dan menegakkan blokade di seluruh Timur Tengah. Sejauh ini, 39 kapal telah dialihkan untuk memastikan kepatuhan,” demikian pernyataan resmi yang diunggah di platform X, Rabu (29/4/2026).

Unggahan tersebut juga menampilkan video operasi militer, termasuk helikopter yang melayang di atas kapal serta Marinir yang turun menggunakan tali ke dek kontainer.

Selat Hormuz Ditutup

Situasi di kawasan memanas setelah Iran secara efektif menutup jalur vital Selat Hormuz, menyusul dimulainya serangan udara gabungan AS-Israel terhadap Iran pada 28 Februari.

Sebagai respons, Amerika Serikat mengumumkan blokade terhadap pelabuhan-pelabuhan Iran, terutama setelah perundingan damai di Pakistan gagal mencapai kesepakatan.

Menteri Pertahanan AS menyatakan bahwa blokade akan berlangsung selama diperlukan.

Sementara itu, Kepala Staf Gabungan AS menegaskan bahwa aturan tersebut berlaku untuk semua kapal, tanpa memandang kewarganegaraan, yang menuju atau keluar dari pelabuhan Iran.

Baca juga: Blokade Pelabuhan Iran, Militer AS Terjunkan 10.000 Pasukan, Puluhan Kapal Perang & Pesawat militer

Upaya Damai Masih Buntu

Di tengah ketegangan tersebut, Iran dan AS masih berupaya mencari jalan keluar melalui negosiasi, meski belum membuahkan hasil konkret.

Menteri Luar Negeri Iran, Abbas Araghchi, melakukan kunjungan ke Rusia di tengah ketidakpastian proses diplomasi.

Setibanya di St. Petersburg pada Senin (27/4/2026), ia menyatakan bahwa pembicaraan sebelumnya sempat menunjukkan kemajuan, namun gagal mencapai kesepakatan akhir.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved