Konflik Amerika vs Iran
AS Minta Bantuan Aliansi Internasional untuk Buka Selat Hormuz
Selat Hormuz sendiri merupakan jalur vital yang dilalui sekitar 20 persen pasokan minyak dan gas dunia.
Ringkasan Berita:
- Amerika Serikat (AS) mendorong negara-negara lain untuk membentuk koalisi internasional guna memulihkan kebebasan navigasi di Selat Hormuz.
- Langkah tersebut diambil di tengah lonjakan harga minyak ke level tertinggi dalam lebih dari empat tahun, akibat kekhawatiran gangguan jangka panjang terhadap pasokan energi global.
- Selat Hormuz sendiri merupakan jalur vital yang dilalui sekitar 20 persen pasokan minyak dan gas dunia.
SERAMBINEWS.COM, WASHINGTON – Amerika Serikat (AS) mendorong negara-negara lain untuk membentuk koalisi internasional guna memulihkan kebebasan navigasi di Selat Hormuz. Informasi ini berasal dari dokumen Departemen Luar Negeri AS yang diperoleh Reuters.
Langkah tersebut diambil di tengah lonjakan harga minyak ke level tertinggi dalam lebih dari empat tahun, akibat kekhawatiran gangguan jangka panjang terhadap pasokan energi global.
Selat Hormuz sendiri merupakan jalur vital yang dilalui sekitar 20 persen pasokan minyak dan gas dunia.
Ketegangan di Selat Hormuz
Dua bulan setelah pecahnya perang AS-Israel dan Iran, jalur pelayaran strategis itu dilaporkan masih terganggu.
Iran disebut berupaya menghambat lalu lintas kapal, termasuk dengan pemasangan ranjau dan serangan terhadap kapal yang melintas tanpa izin Teheran.
Kondisi ini menyebabkan harga energi global melonjak dan meningkatkan kekhawatiran terhadap perlambatan ekonomi dunia.
Baca juga: Kapal Pesiar Mewah Rusia Lolos Blokade Iran di Selat Hormuz
Upaya AS dan Rencana Koalisi
Upaya Washington untuk meredakan konflik dilaporkan menemui jalan buntu.
AS juga disebut melakukan blokade angkatan laut terhadap ekspor minyak Iran.
Menurut Wall Street Journal, yang mengutip telegram internal Departemen Luar Negeri AS, Washington telah meminta para diplomatnya untuk mendorong negara lain bergabung dalam koalisi tersebut.
Aliansi yang diusulkan diberi nama “Maritime Freedom Construct”, dengan tugas mengoordinasikan:
-Pertukaran informasi,
-Upaya diplomatik, serta
| AS Buka Opsi Gunakan Rudal Hipersonik “Dark Eagle” untuk Serang Iran, Dunia Soroti Eskalasi Baru |
|
|---|
| Pasukan AS Geledah Kapal Terkait Iran, Blokade Makin Panas |
|
|---|
| Serangan Iran Hancurkan Sejumlah Pangkalan Militer AS di Timur Tengah, Kerugian Capai Miliaran Dolar |
|
|---|
| Iran Tegaskan AS Tak Berhak Mendikte Negara Lain, Minta Hentikan Tuntutan Irasional |
|
|---|
| 8.497 Tentara Israel Jadi Korban Perang Lawan Iran dan Lebanon, Ketegangan di Front Utara Meningkat |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/Kapal-induk-AS-USS-Harry-S-Truman.jpg)