Hardiknas 2026
Pimpin Hardiknas 2026, Tarmizi Tekankan Integritas Guru dan Kepala Sekolah
Bupati Aceh Barat, Tarmizi SP, menegaskan pentingnya integritas guru dan kepala sekolah dalam membangun kualitas pendidikan
Laporan Wartawan Serambi Indonesia, Sa’dul Bahri | Aceh Barat
SERAMBINEWS.COM, MEULABOH – Bupati Aceh Barat, Tarmizi SP, menegaskan pentingnya integritas guru dan kepala sekolah dalam membangun kualitas pendidikan di Kabupaten Aceh Barat.
Penegasan tersebut disampaikan saat memimpin upacara peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2026 di halaman Kantor Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Aceh Barat, Selasa (12/5/2026).
Baca juga: Bupati Suhaidi Kupas Percepatan Rehab Rekon Fasilitas Pendidikan di Momentum Hardiknas
Dalam amanatnya, Tarmizi menyebutkan pendidikan bukan hanya proses transfer ilmu pengetahuan, tetapi juga upaya membentuk karakter, membangun peradaban, serta mengembangkan potensi manusia agar menjadi pribadi yang beriman, berakhlak, mandiri, dan mampu menghadapi perkembangan zaman.
Menurutnya, konsep pendidikan yang diwariskan Ki Hajar Dewantara melalui pendekatan asah, asih, dan asuh masih sangat relevan diterapkan dalam sistem pendidikan saat ini.
“Pendidikan pada hakikatnya adalah proses mencerdaskan kehidupan bangsa sekaligus membangun watak dan peradaban,” ujar Tarmizi.
Ia mengatakan, keberhasilan dunia pendidikan sangat ditentukan oleh kualitas guru dan kepala sekolah sebagai teladan bagi peserta didik. Karena itu, Pemerintah Kabupaten Aceh Barat menempatkan sektor pendidikan dan kesehatan sebagai fokus utama pembangunan daerah.
Tarmizi meminta seluruh satuan pendidikan memastikan guru dan kepala sekolah memiliki integritas serta mampu menjadi contoh yang baik di lingkungan sekolah.
“Inti semuanya adalah teladan. Guru dan kepala sekolah harus benar-benar berintegritas dan mampu menjadi contoh bagi siswa,” katanya.
Selain itu, Bupati juga meminta Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Aceh Barat melakukan evaluasi terhadap guru maupun kepala sekolah yang dinilai bermasalah atau tidak mampu menjaga profesionalisme.
Menurutnya, tindakan tegas perlu diberikan agar dunia pendidikan tidak kehilangan kepercayaan masyarakat.
“Sanksi bukan hanya mengganti kepala sekolah, tetapi harus dilanjutkan sesuai proses yang berlaku agar menjadi pelajaran bagi semua pihak,” tegasnya.
Tarmizi menambahkan, penguatan sumber daya manusia menjadi bagian penting dalam mendukung visi pembangunan nasional, terutama dalam menciptakan SDM unggul, kuat, dan berdaya saing.
Pemerintah Kabupaten Aceh Barat berharap momentum Hardiknas menjadi pengingat bagi seluruh pemangku kepentingan pendidikan untuk terus meningkatkan kualitas pembelajaran serta membangun lingkungan pendidikan yang disiplin, berkarakter, dan berkualitas.(*)
| Hardiknas di Nagan Raya Berlangsung Khidmat, Bupati TRK Serahkan Penghargaan untuk Siswa Berprestasi |
|
|---|
| Peringati Hardiknas, BKPRMI Aceh Timur Dukung Larangan Wisuda dan Studi Tour Siswa di Aceh |
|
|---|
| SMKN 1 Gandapura Gelar Beragam Kegiatan Meriahkan Hardiknas |
|
|---|
| Peringati Hardiknas 2026, Kadisdik Gayo Lues: Guru Harus Adaptif dan Inovatif |
|
|---|
| Sejumlah Kepala Sekolah, Guru, dan Siswa Terima Penghargaan di Hardiknas 2026 |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/Hardiknas-75699.jpg)