Info Haji 2026
Terutama bagi Jemaah Haji Lansia, Berikut Tanda-Tanda Dehidrasi yang Patut Diwaspadai
Cuaca panas ekstrem di Tanah Suci membuat jemaah haji perlu waspada terhadap Dehydration dan Heat Stroke, terutama saat...
Ringkasan Berita:
- Cuaca panas ekstrem di Tanah Suci membuat jemaah haji perlu mewaspadai dehidrasi dan heat stroke, terutama lansia yang lebih rentan mengalami penurunan cairan tubuh.
- Tanda dehidrasi meliputi haus, mulut kering, tubuh lemas, pusing, mengantuk, sulit fokus, hingga urine berwarna kuning pekat dan jumlahnya sedikit.
- Jemaah dianjurkan minum sedikit tetapi sering, tidak menunggu haus, memakai pelindung kepala, serta saling mengingatkan untuk menjaga kondisi tubuh selama beribadah.
SERAMBINEWS.COM – Cuaca panas ekstrem di Tanah Suci membuat jemaah haji perlu waspada terhadap Dehydration dan Heat Stroke, terutama saat aktivitas ibadah padat dan berlangsung di luar ruangan.
Menurut dokter spesialis gizi klinik, Etisa Adi Murbawani, tanda awal dehidrasi yang paling mudah dikenali adalah rasa haus dan mulut terasa kering. Namun, kondisi bisa berkembang menjadi lebih serius jika tidak segera diatasi.
Gejala lain yang perlu diwaspadai antara lain:
- Tubuh lemas
- Mengantuk berlebihan
- Sulit fokus atau tidak nyambung saat diajak berbicara
- Pusing atau terasa linglung
Selain itu, warna urine juga menjadi indikator penting. Urine yang normal biasanya bening atau kuning terang. Jika berubah menjadi kuning pekat, keruh, dan jumlahnya sedikit, itu bisa menandakan tubuh kekurangan cairan.
Baca juga: Arab Saudi Tindak 48 Pelanggar Haji Ilegal, Denda Capai Rp430 Juta
Kelompok lansia disebut paling rentan karena kemampuan merasakan haus sudah menurun. Dalam beberapa kasus, lansia bisa tiba-tiba pingsan tanpa tanda dehidrasi yang terlalu jelas.
Untuk pencegahan, jemaah disarankan:
- Minum sedikit tetapi sering
- Tidak menunggu haus untuk minum
- Saling mengingatkan antarjemaah
- Menggunakan pelindung kepala
- Membasahi wajah atau topi agar suhu tubuh tetap sejuk
Langkah sederhana seperti minum satu teguk tiap beberapa menit dinilai lebih efektif menjaga hidrasi dibanding minum banyak sekaligus. Dengan mengenali tanda-tanda awal dehidrasi, risiko heatstroke saat ibadah haji dapat ditekan.
(Tribunnews.com/Latifah)
Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul "Dokter Gizi Ungkap Tanda-Tanda Dehidrasi pada Jemaah Haji, Lansia Diminta Lebih Waspada"
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/ILUSTRASI-Warga-tak-kuat-dengan-gelombang-panas-Kompascom.jpg)