Senin, 1 Juni 2026

Kerbau Albino Bernama Donald Trump di Bangladesh Batal Jadi Hewan Kurban Idul Adha

Kerbau albino bernama Donald Trump batal disembelih sebagai hewan kurban Idul Adha di Bangladesh.

Tayang:
Editor: Mursal Ismail
Tangkapan layar
BATAL DIKURBANKAN - Kerbau albino bernama Donald Trump batal disembelih sebagai hewan kurban Idul Adha di Bangladesh. 

Ringkasan Berita:
  • Kerbau albino langka bernama Donald Trump batal menjadi hewan kurban setelah pemerintah Bangladesh turun tangan.
  • Keputusan penyelamatan diambil karena viral di media sosial dan tingginya minat masyarakat.
  • Kerbau tersebut kini dipindahkan ke kebun binatang nasional di Dhaka demi alasan keamanan dan perlindungan.
 
 
 

SERAMBINEWS.COM - Kerbau albino bernama Donald Trump batal disembelih sebagai hewan kurban Idul Adha di Bangladesh.

Pemerintah Bangladesh mengambil keputusan tersebut karena tingginya minat dan perhatian masyarakat.

Faktor keamanan menjadi alasan utama penyelamatan kerbau unik tersebut.

Video viral di media sosial membuat kerbau Donald Trump dikenal luas di seluruh negeri.

Banyak warga datang langsung ke peternakan untuk melihat kerbau albino tersebut.

Nama Donald Trump diberikan karena bulu kerbau dianggap menyerupai gaya rambut Presiden AS.

Baca juga: Unik! Kerbau Bule di Bangladesh Dinamakan Donald Trump, Akan Disembelih saat Idul Adha

Kerbau albino termasuk hewan langka di Bangladesh sehingga menarik perhatian publik.

Kerbau tersebut akhirnya dipindahkan ke kebun binatang nasional di Dhaka untuk dilindungi.

Seekor kerbau albino langka bernama Donald Trump di Bangladesh batal disembelih sebagai hewan kurban Idul Adha 2026 setelah pemerintah melakukan intervensi pada menit-menit terakhir.

Kerbau dengan berat hampir 700 kilogram itu sebelumnya telah dijual untuk kurban. Namun, pemerintah memutuskan menyelamatkannya karena tingginya minat masyarakat yang ingin melihat hewan unik tersebut.

Menteri Dalam Negeri Bangladesh, Salahuddin Ahmed, memerintahkan agar kerbau itu tidak disembelih demi alasan keamanan.

Pemerintah kemudian mengembalikan uang pembeli dan memindahkan kerbau tersebut ke kebun binatang nasional di Dhaka.

Seorang pejabat kementerian mengatakan bahwa keputusan penyelamatan diambil karena kekhawatiran keamanan akibat membludaknya perhatian publik terhadap kerbau albino tersebut.

Awalnya, penjualan kerbau itu merupakan transaksi biasa menjelang Idul Adha. Namun, beberapa video yang menampilkan penampilannya menjadi viral di media sosial dan menarik perhatian masyarakat luas.

Warga dari berbagai daerah datang ke peternakan hanya untuk melihat kerbau dengan jambul pirang dan sifatnya yang jinak tersebut. Kehadirannya bahkan menjadi perbincangan nasional di Bangladesh.

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved