Perang Iran vs AS
Update Perang Iran Hari ke-103: Serangan AS Dibalas, Ancaman Eskalasi Meningkat
Ketegangan antara Amerika Serikat dan Iran kembali memanas pada hari ke-103 perang Iran setelah kedua negara terlibat
Penulis: Sri Anggun Oktaviana | Editor: Nur Nihayati
Tak lama setelah serangan Amerika, IRGC mengumumkan operasi balasan terhadap sejumlah target yang berkaitan dengan militer AS di kawasan Teluk.
Iran mengklaim telah menyerang Armada Kelima Angkatan Laut AS yang bermarkas di Bahrain menggunakan drone.
Selain itu, Teheran juga mengaku meluncurkan rudal jarak jauh ke sebuah pangkalan udara di Yordania yang menampung personel militer Amerika.
Menurut IRGC, serangan tersebut menghantam empat target utama, termasuk hanggar pesawat tempur F-35 dan pusat komando militer.
Namun hingga saat ini, klaim tersebut belum dapat diverifikasi secara independen.
Di Kuwait, pihak militer mengumumkan bahwa sistem pertahanan udara mereka berhasil mencegat sejumlah target udara yang dianggap mengancam.
Pemerintah Kuwait juga meminta masyarakat untuk tetap tenang dan mengikuti informasi resmi dari otoritas setempat.
Baca juga: Trump: Uranium Iran Sudah Terkubur, AS Tak Perlu Membuat Kesepakatan
Iran Tegaskan Tidak Akan Diam
Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi menegaskan negaranya tidak akan membiarkan serangan atau ancaman apa pun tanpa balasan.
Menurutnya, menjaga kemampuan pencegahan merupakan bagian penting dari strategi pertahanan Iran.
Laporan Al Jazeera dari Teheran menyebut para pejabat dan sumber militer Iran berulang kali menekankan bahwa setiap serangan terhadap wilayah Iran akan mendapat respons yang setimpal.
Mereka meyakini kegagalan membalas serangan hanya akan dianggap sebagai tanda kelemahan dan mendorong tekanan militer yang lebih besar dari pihak lawan.
Baca juga: Trump Klaim Gudang Rudal Iran Tinggal 22 Persen Usai Serangan AS
Analis Nilai Kedua Pihak Masih Menahan Diri
Meski saling melancarkan serangan, sejumlah analis menilai baik AS maupun Iran masih berupaya menghindari perang terbuka.
Mantan jenderal AS Mark Kimmitt mengatakan skala serangan yang dilakukan kedua pihak relatif terbatas dan menunjukkan adanya upaya untuk mengendalikan krisis.
Menurutnya, respons AS bertujuan menunjukkan bahwa jatuhnya helikopter Apache tidak akan dibiarkan begitu saja.
Sementara itu, balasan Iran dinilai masih berada dalam batas yang terkendali.
| Update Hari ke-102 Perang Iran: Trump Ultimatum Netanyahu, Gencatan Senjata di Ujung Tanduk |
|
|---|
| Trump Murka ke Netanyahu: Israel Akan Sendirian Jika Terus Serang Iran |
|
|---|
| Update Hari ke-101 Perang Iran: Rudal Balasan Iran-Israel Picu Kekhawatiran Gencatan Senjata |
|
|---|
| Iran Mengamuk! Hujani Israel dengan Rudal Balistik, Sebut Serangan Beirut Sudah Lewati Semua Batas |
|
|---|
| Trump Ancam Iran Lagi! Aset Miliaran Dolar Tetap Dibekukan, Negosiasi Gencatan Senjata Gagal? |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/Benjamin-Netanyahu-Donald-Trump-Iran-Israel-Amerika-Serikat-AS.jpg)