Kamis, 11 Juni 2026

Perang Iran vs AS

Update Perang Iran Hari ke-103: Serangan AS Dibalas, Ancaman Eskalasi Meningkat

Ketegangan antara Amerika Serikat dan Iran kembali memanas pada hari ke-103 perang Iran setelah kedua negara terlibat

Tayang:
Penulis: Sri Anggun Oktaviana | Editor: Nur Nihayati
SERAMBINEWS.COM/AI
Ketegangan antara Amerika Serikat dan Iran kembali memanas pada hari ke-103 perang Iran setelah kedua negara terlibat aksi saling serang yang memicu kekhawatiran dunia. 

Tak lama setelah serangan Amerika, IRGC mengumumkan operasi balasan terhadap sejumlah target yang berkaitan dengan militer AS di kawasan Teluk.

Iran mengklaim telah menyerang Armada Kelima Angkatan Laut AS yang bermarkas di Bahrain menggunakan drone.

Selain itu, Teheran juga mengaku meluncurkan rudal jarak jauh ke sebuah pangkalan udara di Yordania yang menampung personel militer Amerika.

Menurut IRGC, serangan tersebut menghantam empat target utama, termasuk hanggar pesawat tempur F-35 dan pusat komando militer.

Namun hingga saat ini, klaim tersebut belum dapat diverifikasi secara independen.

Di Kuwait, pihak militer mengumumkan bahwa sistem pertahanan udara mereka berhasil mencegat sejumlah target udara yang dianggap mengancam.

Pemerintah Kuwait juga meminta masyarakat untuk tetap tenang dan mengikuti informasi resmi dari otoritas setempat.

Baca juga: Trump: Uranium Iran Sudah Terkubur, AS Tak Perlu Membuat Kesepakatan

Iran Tegaskan Tidak Akan Diam

Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi menegaskan negaranya tidak akan membiarkan serangan atau ancaman apa pun tanpa balasan.

Menurutnya, menjaga kemampuan pencegahan merupakan bagian penting dari strategi pertahanan Iran.

Laporan Al Jazeera dari Teheran menyebut para pejabat dan sumber militer Iran berulang kali menekankan bahwa setiap serangan terhadap wilayah Iran akan mendapat respons yang setimpal.

Mereka meyakini kegagalan membalas serangan hanya akan dianggap sebagai tanda kelemahan dan mendorong tekanan militer yang lebih besar dari pihak lawan.

Baca juga: Trump Klaim Gudang Rudal Iran Tinggal 22 Persen Usai Serangan AS

Analis Nilai Kedua Pihak Masih Menahan Diri

Meski saling melancarkan serangan, sejumlah analis menilai baik AS maupun Iran masih berupaya menghindari perang terbuka.

Mantan jenderal AS Mark Kimmitt mengatakan skala serangan yang dilakukan kedua pihak relatif terbatas dan menunjukkan adanya upaya untuk mengendalikan krisis.

Menurutnya, respons AS bertujuan menunjukkan bahwa jatuhnya helikopter Apache tidak akan dibiarkan begitu saja.

Sementara itu, balasan Iran dinilai masih berada dalam batas yang terkendali.

Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved