Selasa, 16 Juni 2026

Berita Internasional

Efek Damai AS-Iran: Bursa Saham Global Menghijau, Harga Minyak Terjun Bebas

Pasar keuangan global merespons positif kesepakatan awal antara Amerika Serikat dan Iran yang bertujuan mengakhiri konflik

Tayang:
Penulis: Sri Anggun Oktaviana | Editor: Muhammad Hadi
SERAMBINEWS.COM/AI
Pasar keuangan global merespons positif kesepakatan awal antara Amerika Serikat dan Iran yang bertujuan mengakhiri konflik berkepanjangan di Timur Tengah. 

Efek Damai AS-Iran: Bursa Saham Global Menghijau, Harga Minyak Terjun Bebas

SERAMBINEWS.COM – Pasar keuangan global merespons positif kesepakatan awal antara Amerika Serikat dan Iran yang bertujuan mengakhiri konflik berkepanjangan di Timur Tengah.

Harapan bahwa Selat Hormuz akan kembali dibuka secara penuh untuk aktivitas pelayaran komersial membuat investor kembali optimistis terhadap prospek ekonomi dunia.

Kutipan ini disusun dari laporan Serambinews.com melalui Al Jazeera (16/6/2026).

Bursa saham Amerika Serikat mencatat penguatan signifikan pada perdagangan Senin (15/6/2026) waktu setempat.

Indeks S&P 500 naik 1,7 persen dan mendekati rekor tertinggi sepanjang masa.

Sementara itu, indeks Nasdaq Composite yang didominasi saham teknologi melonjak hingga 3,1 persen.

Indeks Dow Jones Industrial Average juga mencatat kenaikan sebesar 0,9 persen dan ditutup pada level tertinggi dalam sejarahnya.

Kenaikan tersebut dipicu optimisme investor bahwa kesepakatan antara Washington dan Teheran akan membantu memulihkan stabilitas rantai pasokan energi global yang selama beberapa bulan terakhir terganggu akibat konflik di Selat Hormuz.

Baca juga: Trump Puji Kesepakatan Iran di G7, Kini Bidik Perdamaian Ukraina dan Lebanon

Harga Minyak Turun Tajam

Selain mengangkat pasar saham, kesepakatan tersebut juga langsung berdampak pada harga minyak dunia.

Harga minyak mentah Brent yang menjadi acuan global turun hampir 5 persen hingga berada sedikit di atas 83 dolar AS per barel.

Level tersebut menjadi yang terendah sejak minggu pertama konflik pecah.

Penurunan harga minyak dianggap sebagai sinyal positif bagi perekonomian global karena dapat membantu meredakan tekanan inflasi yang sempat meningkat akibat gangguan pasokan energi.

Selama konflik berlangsung, penutupan dan pembatasan aktivitas di Selat Hormuz menyebabkan ketidakpastian besar di pasar energi internasional.

Selat Hormuz merupakan jalur strategis yang dilalui sekitar 20 persen perdagangan minyak dan gas alam cair dunia.

Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

Update Jadwal & Skor
Grup G - Matchday 1
Selasa, 16 Juni 2026 | 02:00 WIB
Belgium
Belgia
1 - 1
Egypt
Mesir
Grup H - Matchday 1
Selasa, 16 Juni 2026 | 05:00 WIB
Saudi Arabia
Arab Saudi
1 - 1
Uruguay
Uruguay
Grup G - Matchday 1
Selasa, 16 Juni 2026 | 08:00 WIB
Iran
Iran
2 - 2
New Zealand
Selandia Baru
Lihat Selengkapnya
Semua Jadwal Laga
Memuat video…
© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved