Demo di Medan Rusuh, Intel Polisi Diduga Nyamar Jadi Ojol Tangkap Pendemo
Ketika ditarik polisi, demonstran yang diperkirakan masih berusia belasan tahun itu tampak pasrah.
Para pendemo yang ditangkap di sekitar Lapangan Kebun Bunga adalah mereka yang sebelumnya menggelar aksi di depan gedung DPRD Sumut.
Kericuhan terjadi di gedung rakyat itu.
Massa dipukul mundur dengan tembakan air dari mobil water cannon milik polisi.
Saat ditembak air, massa yang tadinya ada di persimpangan Jalan Pengadilan berhamburan ke Jalan Kejaksaan.
Massa berlari membawa batu, kayu, bahkan besi.
Mereka berlari ke arah Kebun Bunga.
Polisi bertameng dan membawa pentungan maju mengejar massa aksi.
"Jangan mundur. Lawan," teriak demonstran yang wajahnya sudah penuh dengan lumuran pasta gigi.
Karena kalah jumlah, massa mundur ke seputaran super market Yes 24.
Di sana massa mulai melemparkan batu.
Karena diserang, polisi kemudian menembakkan gas air mata berkali-kali.
Desingan petasan dan kembang api pun terdengar nyaring.
"Serang woi, serang," teriak massa.
Kesal ditembak gas air mata, massa membalasnya dengan bom molotov.
Saat itulah polisi yang membentuk barikade kocar-kacir.
Giliran Puan Maharani Sampaikan Dukacita dan Minta Maaf: Janji DPR Bakal Dengarkan Aspirasi Rakyat |
![]() |
---|
Sampaikan Duka Mendalam, Menag Doakan Pengemudi Ojol Affan Kurniawan Termasuk Syuhada |
![]() |
---|
Pengakuan 7 Brimob yang Lindas Ojol Affan Kurniawan: Dikepung Massa, Kalau Pintu Kebuka Kami Mati |
![]() |
---|
Sosok Umar Amirudin, Driver Ojol Alami Patah Tulang Dikeroyok Polisi hingga Ditabrak Rantis Brimob |
![]() |
---|
Massa Demo Kepung Polda Metro Jaya, Pos Polisi di Depan Markas Dibakar Demonstran |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.