Selasa, 28 April 2026

27 Kepala Negara Hadiri KTT Perdamaian Gaza di Mesir, Ada Prabowo dan Trump, Berikut Daftarnya

Sebanyak 27 kepala negara dan kepala pemerintahan akan hadir dalam KTT itu.

Editor: Faisal Zamzami
Sekretariat Presiden RI
Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto menghadiri Multilateral Meeting on the Middle East atas undangan Presiden Amerika Serikat, Donald Trump di sela-sela acara Sidang Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) di Ruang Konsultasi Dewan Keamanan PBB, New York, pada Selasa (23/9/2025).(Sekretariat Presiden RI) 

SERAMBINEWS.COM, MESIR - Mesir akan menjadi tuan rumah pertemuan Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) mengenai perdamaian di Gaza, Palestina, yang digelar di Kota Sharm el-Sheikh, Laut Merah, Mesir, Senin (13/10/2025).

Sebanyak 27 kepala negara dan kepala pemerintahan akan hadir dalam KTT itu.

 Termasuk Presiden RI Prabowo Subianto dan Presiden Amerika Serikat Donald Trump.

Menurut Kantor Berita resmi Mesir, para pemimpin dan pejabat dari 27 negara akan mengambil bagian dalam pertemuan puncak tersebut.

Daftar 27 kepala negara dan kepala pemerintahan (presiden dan perdana menteri) yang akan hadir :

1. Presiden Mesir Abdel Fattah al-Sisi (selaku tuan rumah)

2. Presiden Amerika Serikat Donald Trump

3. Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan

4. Emir Qatar Sheikh Tamim bin Hamad Al Thani

5. Raja Yordania Abdullah II

6. Perdana Menteri Kuwait Ahmad Al Abdullah Al Sabah

7. Raja Bahrain Hamad bin Isa Al Khalifa

8. Presiden Palestina Mahmoud Abbas

9. Presiden Indonesia Prabowo Subianto

10. Presiden Azerbaijan Ilham Aliyev

11. Presiden Prancis Emmanuel Macron

12. Kanselir Jerman Friedrich Merz

13. Perdana Menteri Inggris Keir Starmer

14. Perdana Menteri Italia Giorgia Meloni

15. Perdana Menteri Spanyol Pedro Sanchez

16. Perdana Menteri Yunani Kyriakos Mitsotakis

17. Perdana Menteri Armenia Nikol Pashinyan

18. Perdana Menteri Hongaria Viktor Orban

19. Perdana Menteri Pakistan Shehbaz Sharif

20. Perdana Menteri Kanada Mark Carney

21. Perdana Menteri Norwegia Jonas Gahr Store

22. Perdana Menteri Irak Mohammed Shia al-Sudani

23. Wakil Presiden Uni Emirat Arab Mansour bin Zayed Al Nahyan

24. Menteri Luar Negeri Oman Badr Al Busaidi

25. Menteri Luar Negeri India S. Jaishanka (PM India tidak hadir karena rivalnya dari Pakistan akan hadir).

26. Duta Besar Jepang untuk Mesir Masaki Noke

27. Pemimpin Pemerintahan Siprus Yunani Nikos Christodoulides
 

Baca juga: Presiden Prabowo Hadiri KTT Perdamaian Gaza di Mesir, Siap Kirim Pasukan Perdamaian


 

KTT ini juga akan dihadiri oleh para pimpinan berbagai organisasi internasional dan regional.

-Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres

-Presiden Dewan Eropa Antonio Costa

-Sekretaris Jenderal Liga Arab Ahmed Aboul Gheit
 
Kantor Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu mengatakan bahwa tidak ada pejabat Israel yang akan ambil bagian dalam pertemuan puncak tersebut.

Perwakilan Hamas juga tidak ada yang hadir dalam konferensi itu.

Sementara Presiden Prabowo Subianto  telah bertolak ke Mesir Minggu (12/10/2025) malam untuk memenuhi undangan menghadiri KTT Perdamaian Gaza di Sharm el- Sheikh, Mesir.

Mensesneg Prasetyo Hadi mengatakan undangan yang diterima Presiden Prabowo tersebut terbilang mendadak.

Presiden baru mendapatkan undangan khusus menghadiri KTT Perdamaian Gaza hari Sabtu, 11 Oktober 2025.

Mesir menyatakan bahwa pertemuan puncak di Sharm el-Sheikh bertujuan untuk mengakhiri perang di Jalur Gaza, meningkatkan upaya untuk mewujudkan perdamaian dan stabilitas di Timur Tengah dan mengawali babak baru keamanan dan stabilitas regional.

Rabu lalu, Donald Trump mengumumkan bahwa Israel dan Hamas telah menyetujui tahap pertama dari rencana 20 poinnya untuk mengamankan gencatan senjata di Gaza dan membebaskan semua tawanan Israel dengan imbalan sekitar 2.000 tahanan Palestina.

Tahap kedua dari rencana tersebut membayangkan badan pemerintahan baru di Gaza tanpa Hamas, pembentukan pasukan multinasional, dan pelucutan senjata Hamas.

Sejak Oktober 2023, serangan Israel telah menewaskan lebih dari 67.600 warga Palestina di Gaza.

Dimana  kebanyakan dari mereka wanita dan anak-anak dan membuat Gaza sebagian besar tidak bisa dihuni karena tinggal puing-puing akibat invasi Israel.

Baca juga: Pemkab Aceh Singkil Siapkan Lahan Untuk Batalyon TP 100 Hektar

Baca juga: VIDEO Hamas Siap Bertempur Lagi & Tolak Usulan Tinggalkan Gaza, Negosiasi Fase Ke-2 Diprediksi Sulit

Baca juga: Putra Aceh Kunjungi Korea Utara Setelah 12 Tahun Tak ‘Silaturahmi’, Capai Sejumlah Kesepakatan

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com 

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved