Konflik Palestina vs Israel
Israel Terima 2 Jasad Sandera dari Hamas, Tel Aviv Lakukan Identifikasi
Hamas kini telah menyerahkan 12 dari 28 jenazah sandera yang tewas di Jalur Gaza, dua di antaranya dikonfirmasi bukan milik sandera.
Ringkasan Berita:
- Israel menerima dua peti mati sandera yang diserahkan oleh Hamas dari Jalur Gaza
- Hamas kini telah menyerahkan 12 dari 28 jenazah sandera yang tewas di Jalur Gaza, dua di antaranya dikonfirmasi bukan milik sandera.
- Penyerahan jenazah tersebut merupakan bagian dari kesepakatan pertukaran tahanan yang disepakati oleh Israel dan Hamas mulai 10 Oktober lalu.
SERAMBINEWS.COM - Israel menerima dua peti mati sandera yang diserahkan oleh Gerakan Perlawanan Islam (Hamas) dari Jalur Gaza pada Sabtu (18/10/2025) malam.
Dua jenazah tersebut berada di Israel dan sedang dibawa ke Institut Kedokteran Forensik Nasional untuk diidentifikasi.
Hamas kini telah menyerahkan 12 dari 28 jenazah sandera yang tewas di Jalur Gaza, dua di antaranya dikonfirmasi bukan milik sandera.
Hamas mengatakan kendali militer Israel dan kehancuran di Jalur Gaza membuat mereka sulit untuk mengevakuasi jenazah sandera yang tertimbun reruntuhan.
Penyerahan jenazah tersebut merupakan bagian dari kesepakatan pertukaran tahanan yang disepakati oleh Israel dan Hamas mulai 10 Oktober lalu.
Hamas membebaskan 20 sandera yang masih hidup pada 13 Oktober dan Israel membebaskan ribuan orang-orang Palestina dari penjaranya.
Setidaknya, ada 12 jenazah yang diserahkan oleh Hamas dan Israel merilis nama-nama sandera yang jenazahnya telah diidentifikasi.
Jenazah sandera yang telah diidentifikasi yaitu Bipin Joshi, Guy Illouz, Yossi Sharabi, Daniel Peretz, Tamir Nimrodi, Uriel Baruch, Eitan Levi, Inbar Hayman, Muhammad al-Atarash, dan Eliyahu "Churchill" Margalit, lapor The Times of Israel.
Total masih ada 18 jenazah sandera yang belum diserahkan oleh Hamas dan jika dua jenazah yang diserahkan pada hari Sabtu merupakan jenazah sandera maka jumlah sandera yang tersisa yaitu 16.
Sementara itu, Israel juga menyerahkan jenazah warga Palestina tanpa nama dan hanya menulis nomor.
Total sudah ada 135 jenazah yang diserahkan Israel per hari Sabtu kemarin.
Banyak dari jenazah-jenazah itu menunjukkan tanda penyiksaan, organ yang hilang, anggota tubuh yang diamputasi, hingga luka bakar.
"Seperti mereka yang telah mengambil tawanan mereka, kami juga menginginkan tawanan kami. Kembalikan anakku, kembalikan semua anak kami," kata Iman Sakani sambil menangis, yang putranya hilang selama perang.
Ia berada di antara puluhan keluarga yang cemas menunggu di Rumah Sakit Nasser, lapor AP News.
| Israel Serang Kendaraan Polisi di Gaza, 5 Orang Tewas Termasuk Balita |
|
|---|
| Mohammed Wishah Jurnalis Al Jazeera Tewas dalam Serangan Drone Israel di Gaza |
|
|---|
| Israel Perluas Kendali di Tepi Barat, Menteri Zionis: Kami Terus Membunuh Gagasan Negara Palestina |
|
|---|
| Trump Kecam Rencana Israel Caplok Tepi Barat Palestina |
|
|---|
| Serangan Terbaru Israel Tewaskan 30 Warga Gaza, Korban Harian Tertinggi Sejak Gencatan Oktober 2025 |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/Brigade-Al-Qassam-membawa-salah-satu-peti-mati-dari-empat-jenazah-sandera-Israel.jpg)