Kamis, 28 Mei 2026

Konflik Palestina vs Israel

Sosok Mohammed Odeh, Kepala Baru Sayap Bersenjata Hamas, Tewas dalam Serangan Israel

Brigade Ezzedine Al-Qassam menyebut Odeh tewas bersama istrinya dan anak-anaknya akibat serangan Israel.

Tayang:
Editor: Faisal Zamzami
Istimewa
Israel mengklaim telah menewaskan kepala baru sayap bersenjata Hamas di Gaza, Mohammed Odeh, dalam serangan udara pada Selasa (26/5/2026) malam. 


SERAMBINEWS.COM, GAZA – Israel mengklaim telah menewaskan kepala baru sayap bersenjata Hamas di Gaza, Mohammed Odeh, dalam serangan udara pada Selasa (26/5/2026) malam.

Klaim tersebut disampaikan militer Israel bersama badan keamanan domestik Shin Bet dalam pernyataan resmi pada Rabu (27/5/2026).

Mohammed Odeh diketahui baru menjabat sebagai kepala Brigade Ezzedine Al-Qassam setelah pendahulunya, Ezzedine al-Haddad, tewas dalam serangan Israel pada 15 Mei 2026.

Sayap bersenjata Hamas kemudian mengonfirmasi kematian Odeh dan menyebutnya sebagai salah satu pemimpin utama perlawanan Palestina.

Dalam pernyataannya, Brigade Ezzedine Al-Qassam menyebut Odeh tewas bersama istrinya dan anak-anaknya akibat serangan Israel.

Seorang pejabat Hamas mengatakan kepada AFP bahwa tiga anak Odeh turut menjadi korban tewas, termasuk dua pria dewasa dan seorang anak perempuan berusia di bawah 18 tahun.

Baca juga: Komandan Intelijen Hamas Mohammad Odeh Tewas dalam Serangan Israel, Istri & Tiga Anaknya juga Tewas

Pemakaman Dihadiri Ratusan Pelayat

Pemakaman Mohammed Odeh dan keluarganya berlangsung di Kota Gaza pada Rabu. Ratusan warga menghadiri prosesi tersebut.

Seorang jurnalis AFP melaporkan, sebuah senapan AK-47 diletakkan di atas jenazah Odeh ketika kerumunan pelayat membawanya menuju masjid untuk pelaksanaan shalat jenazah.

Sepupu Odeh, Bassem Abu Odeh, mengatakan keluarga itu sebenarnya tengah bersiap menyambut Idul Adha sebelum serangan terjadi. Menurutnya, rudal Israel menghantam rumah keluarga ketika suasana perayaan hari raya semakin dekat.

Sosok Penting Hamas di Gaz

Mohammed Odeh dikenal sebagai kepala dinas intelijen Hamas dan termasuk salah satu tokoh senior kelompok tersebut yang masih berada di Jalur Gaza.

Menteri Pertahanan Israel, Israel Katz, menyatakan bahwa Odeh telah “dikirim untuk bertemu rekan-rekannya di alam baka”.

Katz menegaskan Israel akan terus memburu seluruh pemimpin Hamas yang dianggap terlibat dalam serangan 7 Oktober 2023.

“Kami berkomitmen untuk melenyapkan semua orang yang memimpin pembantaian 7 Oktober. Mereka semua ditandai untuk mati, di mana pun mereka berada,” ujar Katz melalui unggahan di platform X.

Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved