Senin, 27 April 2026

Banjir Landa Aceh

Dampak Banjir dan Longsor, BNPB dan BMKG Lakukan Modifikasi Cuaca di Sumut dan Aceh

Modifikasi cuaca dilakukan untuk menekan curah hujan, yang dipandang menjadi penyebab banjir dan tanah longsor di kawasan tersebut.

Editor: Faisal Zamzami
Tangkapan layar Kompas TV
Kepala BNPB Letjen Suharyanto memberikan keterangan terkait bencana banjir dan longsor yang terjadi di Sumatera Utara dan Aceh, Kamis (27/11/2025). 

Ringkasan Berita:
  • BNPB bersama Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melakukan operasi modifikasi cuaca untuk menindaklanjuti bencana longsor dan banjir di sejumlah wilayah di Sumatera Utara dan Aceh.
  • Modifikasi cuaca dilakukan untuk menekan curah hujan, yang dipandang menjadi penyebab banjir dan tanah longsor di kawasan tersebut.
  • Kepala BNPB Letjen Suharyanto menyebut operasi modifikasi cuaca dilakukan dengan mengerahkan dua pesawat.

 

 

SERAMBINEWS.COM - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) bersama Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melakukan operasi modifikasi cuaca untuk menindaklanjuti bencana longsor dan banjir di sejumlah wilayah di Sumatera Utara dan Aceh.

Modifikasi cuaca dilakukan untuk menekan curah hujan, yang dipandang menjadi penyebab banjir dan tanah longsor di kawasan tersebut.

Kepala BNPB Letjen Suharyanto menyebut operasi modifikasi cuaca dilakukan dengan mengerahkan dua pesawat.

"Ini masih hujan terus, sehingga sumber bencananya ini kita coba kurangi, jadi ada dua pesawat untuk melaksanakan operasi modifikasi cuaca," kata Suharyanto, Kamis (27/11/2025).


Menurut penjelasannya, modifikasi cuaca dilakukan di Sumatera Utara dan Aceh.

"Satu (pesawat) di Sumatera Utara dan satu di Aceh," ucapnya.

"Memang untuk menghentikan sama sekali siklon tidak bisa, sehingga operasi modifikasi cuaca ini diprioritaskan pada titik yang ekstrem dan ketika dilakukan operasi penanganan darurat," imbuhnya.

Di sisi lain, ia menyebut satgas gabungan yang terdiri dari TNI, Polri, BNPB, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Kementerian Dalam Negeri, dan relawan juga berupaya melaksanakan operasi pencarian dan pertolongan korban.

"Ini titik-titik (pencarian korban) masih tersebar, masih dipetakan oleh satgas ini," ungkapnya.

Seperti diketahui, banjir dan longsor melanda sejumlah wilayah di Sumatera Utara, Sumatera Barat, dan Aceh dalam beberapa waktu terakhir.


Kepala BNPB menyebut bencana tersebut dipicu Siklon Tropis KOTO yang meningkatkan curah hujan ekstrem. 

"Bencana akibat cuaca ekstrem adanya fenomena alam, siklon tropis dan Koto, ini sebenarnya jarang terjadi sehingga curah hujannya sangat lebat, menimpa tiga provinsi, Sumatera Utara, Sumatera Barat, dan Aceh," ungkapnya.

Menurut dia, bencana tersebut mengakibatkan lebih dari 10 kabupaten/kota di tiga provinsi tersebut terdampak.

Baca juga: Basarnas Gelar 8 Operasi SAR Tangani Banjir dan Longsor Landa Aceh, Sumut, hingga Sumatera Barat

Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved