Berita Banda Aceh
Perang Iran–AS Berkecamuk, Sosiolog Aceh Kupas Arti Sebenarnya Kata “Menang” bagi Amerika
Jet tempur AS menyerang Iran dengan tujuan menggulingkan rezim, namun Iran segera membalas dengan menghujani pangkalan militer AS dan sekutunya.
Penulis: Rianza Alfandi | Editor: Saifullah
Ringkasan Berita:
- Jet tempur AS menyerang Iran dengan tujuan menggulingkan rezim, namun Iran segera membalas dengan menghujani pangkalan militer AS dan sekutunya.
- Prof Humam Hamid menekankan bahwa “menang” bagi AS bukan sekadar menghancurkan fasilitas nuklir, melainkan harus diukur dari dampak politik nyata.
- Konflik ini berpotensi memicu lonjakan harga energi global, yang bisa menekan ekonomi Indonesia dan menjadi isu politis domestik bagi pemerintahan Prabowo.
Laporan Wartawan Serambi Indonesia Rianza Alfandi | Banda Aceh
SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH – Pada Sabtu (28/2/2026) pagi, jet-jet tempur Amerika Serkat (AS) meluncur tajam menuju langit Iran, menembus senyap dengan tujuan lebih dari sekadar menghancurkan fasilitas nuklir.
Serangan ini dimaksudkan untuk memaksa pergantian rezim, dan klaim untuk membuka jalan bagi kebebasan rakyat Iran.
Namun, dalam hitungan jam, balasan Iran menghujani pangkalan militer AS di Qatar, Kuwait, Uni Emirat Arab, dan Bahrain, serta wilayah sekutu regional termasuk Israel, yang menjadi mitra strategis utama AS di Timur Tengah, Yordania, dan Arab Saudi.
Setiap misil yang melesat bukan hanya simbol kekuatan militer, tetapi juga cermin ketegangan geopolitik yang membara--sebuah pertaruhan besar tentang siapa yang akan mengendalikan masa depan Iran dan bagaimana dunia akan menyaksikan pergulatan ini.
Israel, dengan posisinya sebagai sasaran potensial dan sekutu militer AS, berada di garis depan konsekuensi langsung dari konflik ini.
Sosiolog Aceh, Prof Humam Hamid menekankan bahwa pertanyaan paling mendasar dari serengan AS ini adalah apa sebenarnya arti “menang” bagi Amerika Serikat?
Baca juga: Warga Iran Tumpah Ruah ke Jalan Tangisi Wafatnya Ayatollah Ali Khamenei
Apakah kemenangan berarti kematian Ali Khamenei, kehancuran fasilitas nuklir, pergantian rezim, atau terciptanya perubahan politik yang nyata bagi rakyat Iran?
“Sejarah intervensi AS di Timur Tengah menunjukkan bahwa hasil perang jarang sesuai target, penggulingan Muammar Khadafi di Libya meninggalkan kekacauan dan milisi bersenjata; penempatan presiden boneka di Afghanistan tidak menciptakan stabilitas; rezim Irak pasca-invasi AS tetap bergelut dengan konflik internal,” ujar Prof Humam kepada Serambinews.com, Minggu (1/3/2026).
Israel, menurut Prof Humam, sebagai negara tetangga Iran dengan ancaman keamanan langsung, selalu menjadi faktor kunci dalam perhitungan strategi militer AS, dan setiap eskalasi akan memengaruhi keamanan domestik dan politik regionalnya.
“Tindakan militer sepihak, tanpa strategi politik jangka panjang, sering berakhir dengan wajah memelas bagi kekuatan luar,” jelas Prof Humam.
“Sejarah Afghanistan, Irak, dan Libya memperingatkan kita bahwa kemenangan militer bukan jaminan pengaruh politik atau perdamaian. Potensi kekacauan di Iran setelah serangan ini bisa sangat besar, dan Israel berada tepat di tengah risiko ini,” urai dia.
Prof Humam menegaskan bahwa konflik ini adalah ujian bagi semua pihak.
Baca juga: VIDEO - Iran Klaim Hantam Kapal Perang AS, Markas Armada Kelima di Bahrain Jadi Sasaran
Bagi AS yang harus memahami tujuan sebenarnya, bagi rakyat Iran yang menghadapi ketidakpastian, bagi Israel yang menghadapi risiko serangan balasan langsung, dan bagi dunia yang menyaksikan dampak geopolitik luas.
Perang Iran-AS
dampak perang Iran-AS
sosiolog Aceh
Prof Humam Hamid
Banda Aceh
Serambi Indonesia
Serambinews.com
| Muhammad Ridho Siswa SMAN Mosa, Sukses Emban Tugas Nasional, Komandan Paskibraka Hari Pancasila |
|
|---|
| PoD Mubadala Masih Tertahan, Terkait Sengkarut Gas Blok Andaman |
|
|---|
| BBPOM Bina Pedagang Jamu Gerobak, Temukan Produk tanpa Izin Edar |
|
|---|
| Satgas SAR Pidie Kirim 8 Personel , Cari Pendaki yang Hilang di Gunung Seulawah |
|
|---|
| Kementerian PU Data Huntara Rusak |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/Humam-Hamid-tanggapi-Benny-K-Harman.jpg)