Sabtu, 16 Mei 2026

Berita Banda Aceh

Pengurus DPD APJI Aceh Resmi Dikukuhkan, Siap Kawal Program MBG

Pengurus Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Asosiasi Pengusaha Jasaboga Indonesia (APJI) Aceh periode 2023–2028 resmi dikukuhkan di Hotel The Pade Aceh

Tayang:
Penulis: Indra Wijaya | Editor: Amirullah
Serambinews.com/Indra Wijaya
TEKEN BERITA ACARA - Ketua Umum DPP APJI, Tashya Megananda Yukki dan Ketua DPD APJI Aceh, Muhammad Irfan melakukan foto bersama usai penandatangan berita acara di The Pade Hotel, Sabtu (16/5/2026).  

Laporan Wartawan Serambi Indonesia Indra Wijaya | Banda Aceh

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH – Pengurus Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Asosiasi Pengusaha Jasaboga Indonesia (APJI) Aceh periode 2023–2028 resmi dikukuhkan di Hotel The Pade Aceh, Sabtu (16/5/2026).

Pengukuhan dilakukan langsung oleh Ketua Umum DPP APJI, Tashya Megananda Yukki, yang turut dirangkai dengan Rapat Kerja Daerah (Rakerda) IV APJI Aceh mengusung tema “Menuju Jasaboga yang Profesional, Berdaya Saing dan Berkelanjutan”.

Tashya mengapresiasi perkembangan APJI Aceh yang dinilai aktif menjalankan program organisasi sekaligus mendukung program pemerintah, khususnya Makan Bergizi Gratis (MBG) dan ketahanan pangan.

“Program-program yang dijalankan APJI Aceh luar biasa dan bermanfaat untuk anggota. Kami mendukung penuh program pemerintah, terutama MBG dan ketahanan pangan,” ujar Tashya.

Ia mengatakan, APJI terus mendorong peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) pelaku usaha jasa boga melalui pelatihan, edukasi keamanan pangan hingga kolaborasi dengan berbagai mitra nasional.

Menurutnya, keamanan pangan dan kelancaran rantai pasok menjadi aspek penting agar perekonomian daerah tetap terjaga.

Baca juga: Trump Pulang dari China Bawa Klaim Deal Besar, Tapi Dunia Masih Cemas soal Iran

“Di Aceh sendiri sudah ada 20 dapur MBG di bawah naungan APJI dan semuanya berjalan dengan operasional yang aman serta terjaga food safety-nya,” katanya.

Selain pelatihan, lanjut Tashya, APJI juga menjalin kerja sama dengan berbagai perusahaan besar dan stakeholder, termasuk pemerintah serta BUMN, guna memperluas peluang usaha anggota.

“Kami ingin pengusaha mikro naik menjadi pengusaha kecil, lalu berkembang menjadi menengah hingga besar. Potensi antardaerah juga terus kami sinergikan,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua DPD APJI Aceh, Muhammad Irfan, mengatakan pihaknya siap menjadikan Aceh sebagai percontohan atau pilot project dapur MBG di Indonesia.

Menurut Irfan, keberadaan dapur MBG yang dikelola APJI tidak hanya mendukung program pemerintah, tetapi juga berdampak langsung terhadap pertumbuhan ekonomi masyarakat.

“Kami menguatkan kerja sama dengan UMKM dan petani lokal. Misalnya kebutuhan buah untuk dapur MBG dipasok langsung dari petani lokal, sehingga sangat membantu peningkatan pendapatan mereka,” kata Irfan.

Ia menambahkan, APJI Aceh ingin memastikan perputaran ekonomi dapat dirasakan hingga lapisan bawah masyarakat melalui keterlibatan UMKM, petani hingga pelaku usaha kecil lainnya.

“Dampak MBG ini harus benar-benar terasa sampai ke bawah, baik dari sisi pemberdayaan SDM maupun peningkatan ekonomi masyarakat,” pungkasnya.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved