Rabu, 29 April 2026

Ramadhan 2026

Keutamaan Shalat Tarawih Pada Malam ke-1 Ramadhan: Kembali Suci Seperti Bayi yang Dilahirkan

Seorang mukmin yang melaksanakan shalat tarawih pada malam ke-1 Ramadhan akan dihapus dosa-dosanya sebagaimana saat ia dilahirkan oleh ibunya.

|
Penulis: Agus Ramadhan | Editor: Muhammad Hadi
Tribunnews
Berikut keutamaan shalat tarawih pada malam ke-1 Ramadhan 1447 H/2026. 

Ringkasan Berita:Shalat tarawih malam pertama Ramadhan 1447 H/2026 memiliki keutamaan besar, yaitu dosa seorang mukmin dihapus seperti ketika baru lahir, menunjukkan rahmat dan ampunan Allah SWT.
 
Shalat tarawih dapat dikerjakan sendiri atau berjamaah, dengan 8–20 rakaat, diikuti bacaan niat sesuai posisi (imam, makmum, atau sendiri).
 
Setelah selesai, umat dianjurkan membaca **Doa Kamilin**, memohon kesempurnaan iman, keberkahan hidup, dan keselamatan di dunia maupun akhirat.
 

SERAMBINEWS.COM – Berikut keutamaan shalat tarawih pada malam ke-1 Ramadhan 1447 H/2026.

Umat Islam di Indonesia akan melaksanakan ibadah shalat tawaih malam pertama Ramadhan pada Rabu (18/2/2026).

Shalat tarawih pada malam ke-1 Ramadhan ini memiliki keutamaan khusus sebagaimana disebutkan dalam kitab Durratun Nashihin. 

Dalam kitab Durratun Nashihin dijelaskan bahwa pada malam pertama Ramadhan, seorang mukmin yang melaksanakan shalat tarawih akan dihapus dosa-dosanya sebagaimana saat ia dilahirkan oleh ibunya.

Perumpamaan ini menunjukkan betapa besar rahmat dan ampunan Allah SWT di awal Ramadhan.

Hal ini sebagaimana dikutip dalam kitab Durratun Nashihin:

يَخْرُجُ الْمُؤْمِنُ مِنْ ذَنْبِهِ فِى اَوَّلِ لَيْلَةٍ كَيَوْمِ وَلَدَتْهُ اُمُّهُ

Artinya: Pada malam pertama, dosa orang mukmin (yang melakukan tarawih) akan keluar seperti ketika ibunya melahirkan ia ke dunia.  

Keterangan ini menggambarkan besarnya ampunan Allah SWT bagi orang beriman yang menghidupkan malam pertama Ramadhan

Seorang mukmin yang melaksanakan tarawih dengan penuh keimanan dan mengharap pahala (ihtisab), akan mendapatkan pengampunan dosa hingga diibaratkan kembali suci seperti bayi yang baru lahir.

Secara prinsip, makna ini sejalan dengan hadis sahih Rasulullah SAW. 

Dari Abu Hurairah radhiyallahu 'anhu, Nabi Shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda,

مَنْ صَامَ رَمَضَانَ إِيمَانًا وَاحْتِسَابًا غُفِرَ لَهُ مَا تَقَدَّمَ مِنْ ذَنْبِهِ

“Barang siapa yang berpuasa di bulan Ramadhan karena iman dan mengharap pahala dari Allah maka dosanya di masa lalu akan diampuni.” (HR. Bukhari, no.38; Muslim, no.760)

Hadis ini menjadi landasan kuat bahwa shalat tarawih memiliki keutamaan besar dalam menghapus dosa.

Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved