Jumat, 15 Mei 2026

Ramadhan 2026

Akademisi UIN Ar-Raniry Bagikan Tips Cara Khatam Al-Quran di Bulan Ramadhan

Ia menegaskan bahwa target minimal satu kali khatam selama Ramadhan adalah sesuatu yang sangat mungkin dicapai jika ada kemauan.

Tayang:
Penulis: Agus Ramadhan | Editor: Nurul Hayati
Tangkap Layar Youtube SERAMBINEWS
Akademisi UIN Ar-Raniry Banda Aceh, Dr Teuku Zulkhairi 

Akademisi UIN Ar-Raniry Bagikan Tips Cara Khatam Al-Quran di Bulan Ramadhan

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH – Akademisi UIN Ar-Raniry Banda Aceh, Dr Teuku Zulkhairi MA, mengajak umat Islam untuk menjadikan bulan Ramadhan sebagai momentum mengkhatamkan Al-Quran minimal satu kali selama sebulan penuh. 

Menurutnya, Ramadhan bukan sekadar bulan menahan lapar dan dahaga, tetapi bulan turunnya wahyu yang harus dihidupkan dengan interaksi intens bersama Al-Qur’an.

Ia mengutip firman Allah SWT dalam Surah Al-Baqarah ayat 185: “Bulan Ramadhan adalah bulan yang di dalamnya diturunkan Al-Qur’an sebagai petunjuk bagi manusia dan penjelasan-penjelasan mengenai petunjuk itu serta pembeda (antara yang benar dan yang batil).”

“Ayat tersebut menegaskan bahwa Ramadhan dan Al-Quran adalah dua hal yang tidak bisa dipisahkan. Karena itu, memuliakan Ramadhan berarti memuliakan Al-Qur’an dengan membacanya hingga khatam,” ujar Dr Zulkhairi, Jumat (20/2/2026).

Ia menegaskan bahwa target minimal satu kali khatam selama Ramadhan adalah sesuatu yang sangat mungkin dicapai jika ada kemauan dan pengaturan waktu yang baik. 

Tradisi mengkhatamkan Al-Quran di bulan Ramadhan memiliki dasar yang kuat dalam sunnah Nabi Muhammad SAW. 

Baca juga: Tradisi Kanji Rumbi Hangatkan Suasana Ramadhan Mahasiswa STIK 83 dengan Warga Lhokseumawe

Dalam hadis yang diriwayatkan oleh Muhammad al-Bukhari dan Muslim ibn al-Hajjaj disebutkan bahwa Rasulullah SAW setiap Ramadhan bertadarus bersama Malaikat Jibril, bahkan pada tahun terakhir kehidupan beliau, Al-Qur’an diulang dua kali. 

Hal ini menunjukkan bahwa memperbanyak tilawah di bulan Ramadhan adalah amalan yang sangat dianjurkan. 

Lebih lanjut Dr Zulkhairi menjelaskan bahwa membaca Al-Quran bukan hanya soal jumlah halaman, tetapi juga tentang membangun hubungan emosional dengan wahyu. 

Setiap huruf yang dibaca bernilai pahala, dan di bulan Ramadhan pahala tersebut dilipatgandakan. 

“Karena itu, khatam bukan sekadar capaian kuantitatif, melainkan investasi spiritual yang besar. Ia menambahkan bahwa Al-Qur’an memiliki kekuatan membersihkan hati dan membentuk cara berpikir seorang mukmin,” terang Pengurus Besar Himpunan Ulama Dayah Aceh (PB HUDA).

Terkait strategi agar bisa khatam, Dr Zulkhairi menjelaskan bahwa Al-Qur’an terdiri dari 30 juz. 

Jika Ramadhan berlangsung 30 hari, maka cukup membaca satu juz setiap hari. 

Satu juz kira-kira sekitar 20 halaman mushaf standar. 

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved