Rabu, 3 Juni 2026

Ramadhan 2026

Keutamaan Shalat Tarawih Malam ke-14 Ramadhan: Malaikat Menjadi Saksi, Tidak Dihisab di Hari Kiamat

Setiap rakaat tarawih, setiap ayat yang dibaca, dan setiap sujud yang dilakukan tidak pernah luput dari catatan malaikat. 

Tayang:
Penulis: Agus Ramadhan | Editor: Nurul Hayati
SERAMBINEWS.COM/AI
Sujud saat shalat. Simak keutamaan Shalat Tarawih malam ke-14 Ramadhan 1447 H/2026. 

Keutamaan Shalat Tarawih Malam ke-14 Ramadhan: Malaikat Menjadi Saksi, Tidak Dihisab di Hari Kiamat

SERAMBINEWS.COM – Simak keutamaan Shalat Tarawih malam ke-14 Ramadhan 1447 H/2026.

Umat Muslim di Indonesia akan memasuki hari ke-14 puasa Ramadhan pada Selasa (3/3/2026) malam ini atau selepas Maghrib.

Sehingga, Shalat Tarawih yang dikerjakan pada malam ini merupakan shalat tarawih malam ke-14 Ramadhan 1447 H.

Dalam Kitab Durratun Nashihin karya Syekh Al-Khaubawi dijelaskan bahwa orang yang melaksanakan shalat tarawih pada malam ke-14 Ramadhan, para malaikat menjadi saksi atas shalat tarawih yang ditegakkan seorang hamba, dan karena itu Allah tidak akan menghisabnya pada hari kiamat

Hal ini sebagaimana dikutip dalam kitab Durratun Nashihin:  

وَفِى اللَّيْلَةِ الرَّابِعَةَ عَشَرَةَ جَاءَتِ الْمَلَائِكَةُ يَشْهَدُوْنَ لَهُ اَنَّهُ قَدْ صَلَّى التَّرَاوِيْحَ فَلَا يُحَاسِبُهُ اللهُ يَوْمَ الْقِيَامَةِ   

Artinya: Pada malam keempat belas, malaikat menjadi saksi bahwa ia melakukan shalat tarawih. Maka Allah tidak akan menghisabnya kelak di hari berhenti.

Dalam ajaran Islam, malaikat memang mencatat setiap amal manusia. Allah berfirman:

“Padahal sesungguhnya bagi kamu ada malaikat-malaikat yang mengawasi, yang mulia (di sisi Allah) dan yang mencatat (amal-amalmu), mereka mengetahui apa yang kamu kerjakan.” (QS. Al-Infithar: 10–12)

Setiap rakaat tarawih, setiap ayat yang dibaca, dan setiap sujud yang dilakukan tidak pernah luput dari catatan malaikat

Artinya, ibadah itu benar-benar terekam dan akan menjadi bukti kebaikan di hadapan Allah.

Tentang dihisab atau tidaknya seseorang, Al-Qur’an menjelaskan bahwa orang-orang beriman yang menerima catatan amal dengan tangan kanan akan mendapatkan kemudahan:

“Adapun orang yang diberikan kitabnya dari sebelah kanannya, maka ia akan diperiksa dengan pemeriksaan yang mudah.” (QS. Al-Insyiqaq: 7–8)

Rasulullah SAW menjelaskan bahwa “hisab yang mudah” adalah hisab yang ringan, bukan perhitungan yang memberatkan. 

Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved