Rabu, 3 Juni 2026

Ramadhan 2026

Keutamaan Shalat Tarawih Malam ke-18 Ramadhan: Allah SWT Meridhainya dan Orang Tuanya

Hal tersebut menunjukkan betapa besarnya rahmat Allah SWT kepada hamba yang bersungguh-sungguh mendekatkan diri kepada-Nya di bulan suci Ramadhan.

Tayang:
Penulis: Agus Ramadhan | Editor: Nurul Hayati
SERAMBINEWS.COM/AI
SHALAT TARAWIH - Inilah keutamaan yang didapatkan bagi orang-orang yang mengerjakan shalat tarawih pada malam ke-18 Ramadhan 1447 H/2026. 

Rasulullah bersabda, “Barang siapa menghidupkan malam Ramadhan dengan iman dan mengharap pahala, maka diampuni dosa-dosanya yang telah lalu.” (HR. Bukhari dan Muslim). 

Ampunan Allah inilah yang menjadi pintu menuju keridhaan-Nya.

Selain itu, doa dan ridha orang tua juga memiliki kedudukan yang sangat penting dalam Islam. 

Rasulullah SAW bersabda, “Keridhaan Allah tergantung pada keridhaan orang tua, dan kemurkaan Allah tergantung pada kemurkaan orang tua.” (HR. Tirmidzi).

Karena itu, ketika seorang hamba berdiri dalam shalat tarawih dengan hati yang tulus, memohon ampunan dan mendoakan kedua orang tuanya, ia sedang membuka pintu keridhaan Allah SWT yang luas.

Ramadhan pada akhirnya adalah kesempatan memperbaiki hubungan dengan Allah dan juga dengan sesama manusia, terutama orang tua

Niat Shalat Tarawih

Shalat tarawih dikerjakan setelah shalat Isya hingga waktu fajar (sebelum shalat subuh).

Shalat sunnah ini bisa dikerjakan secara munfarid atau sendirian tanpa imam, bisa juga dikerjakan secara berjamaah.

Dalam pelaksanaannya, ada yang melaksanakan shalat tarawih sebanyak 8 rakaat, namun ada juga yang mengerjakan sebanyak 20 rakaat.

1. Niat shalat tarawih secara sendiri

اُصَلِّى سُنَّةَ التَّرَاوِيْحِ رَكْعَتَيْنِ مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ أَدَاءً لِلهِ تَعَالَى

Ushalli sunnatat tarāwīhi rak‘atayni mustaqbilal qiblati adā’an lillāhi ta‘ālā.

Artinya, “Aku menyengaja sembahyang sunnah tarawih dua rakaat dengan menghadap kiblat, tunai karena Allah SWT.”

2. Niat shalat tarawih sebagai imam

اُصَلِّى سُنَّةَ التَّرَاوِيْحِ رَكْعَتَيْنِ مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ أَدَاءً إِمَامًا ِللهِ تَعَالَ

Halaman 2/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved