Minggu, 3 Mei 2026

Persiraja Mania

Pemain Persiraja Omid Minta Maaf, Gagal Manfaatkan Penalti saat Lawan PSMS

Permintaan maaf sekaligus klarifikasi tersebut disampaikan Omid Popalzay melalui akun Instagram pribadinya, pada Minggu (3/5/2026).

Tayang:
Penulis: Rianza Alfandi | Editor: Mursal Ismail
Instagram/opopalzay
GAGAL PENALTI – Pemain Persiraja Banda Aceh, Omid Popalzay dan Connor Flynn terlihat kecewa usai gagal menang saat menghadapi PSMS Medan di laga terakhir Kompetisi Pegadaian Championship 2025-2026, di Stadion H. Dimurthala Lampineung, Banda Aceh, Sabtu (2/5/2026). Pada laga itu keduanya juga melakukan drama penalti yang berujung pada kegagalan mencetak gol.  

Ringkasan Berita:
  • Omid Popalzay meminta maaf dan menjelaskan penalti kombinasi dengan Connor Flynn sudah direncanakan sejak lama, namun gagal dieksekusi dengan baik saat melawan PSMS Medan.
  • Omid mengakui aksi tersebut dilakukan di waktu yang kurang tepat karena Persiraja sedang tertinggal dalam pertandingan.
  • Pelatih Jaya Hartono menegaskan penalti ala Messi-Suarez itu di luar instruksi tim dan membuat Persiraja gagal memanfaatkan peluang emas.

Laporan Wartawan Serambi Indonesia Rianza Alfandi | Banda Aceh

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH - Pemain Persiraja Banda Aceh, Omid Popalzay, akhirnya buka suara terkait aksi penalti tidak biasa bersama Connor Flynn, yang berujung gagal mencetak gol saat menghadapi PSMS Medan di laga terakhir Kompetisi Pegadaian Championship 2025-2026, di Stadion H. Dimurthala Lampineung, Banda Aceh, Sabtu (2/5/2026). 

Permintaan maaf sekaligus klarifikasi tersebut disampaikan Omid Popalzay melalui akun Instagram pribadinya, pada Minggu (3/5/2026).

Dalam pernyataannya, Omid menegaskan bahwa skema penalti tersebut bukan keputusan spontan, melainkan sudah direncanakan jauh hari bersama Connor Flynn.

“Saya rasa banyak orang salah paham tentang situasi penalti itu. Semuanya sudah direncanakan, adegan dan penaltinya, dan sayangnya tidak berjalan sesuai rencana,” tulis Omid.

Pemain Timnas Afganistan itu juga menyadari bahwa momen penalti tersebut menjadi sorotan karena berujung kegagalan mencetak gol.

“Kita semua tahu bahwa jika itu gol, situasinya akan berbeda. Ini sepak bola, dan sepak bola dinilai dari momen-momennya,” lanjutnya.

Baca juga: Cetak Gol di Injury Time, Asgal Habib Selamatkan Wajah Persiraja

Lebih lanjut, Omid mengakui, eksekusi tersebut mungkin dilakukan di waktu yang tidak tepat, mengingat kondisi tim yang sedang tertinggal dalam pertandingan.

“Mungkin waktu dan pertandingan yang salah untuk melakukan ini. Kami sudah merencanakan ini sejak lama dan tepat di pertandingan ini kami mendapatkan penalti. Maaf ya,” tulisnya.

Seperti diketahui, drama penalti yang dilakukan Omid dan Connor pada pertandingan tersebut menuai reaksi negatif dari manajemen tim dan juga suporter, karena posisi Persiraja masih tertinggal 1-0 dari PSMS Medan.

Bahkan lebih parahnya pelatih Persiraja, Jaya Hartono, mengaku sangat kecewa dan terkejut atas keputusan dua pemainnya yang mencoba penalti kombinasi ala Lionel Messi dan Luis Suarez.

Menurut Jaya, aksi tersebut sepenuhnya di luar instruksi tim pelatih.

“Saya tidak pernah mengajarkan tendangan seperti itu. Itu di luar pengetahuan saya. Tidak ada instruksi apa pun,” tegasnya usai pertandingan.

Baca juga: Drama Penalti Berujung Gagal, Pelatih Persiraja Banda Aceh Heran dengan Keputusan Omid–Connor

Laga derby Sumatra itu berakhir imbang 1-1. Persiraja sebenarnya berpeluang menyamakan kedudukan lebih awal lewat penalti di babak kedua, namun peluang itu terbuang akibat eksekusi tak lazim.

Sebab itu, hasil imbang ini membuat Persiraja harus puas menutup laga terakhir musim dengan satu poin.

Namun, drama penalti gagal tersebut kini menjadi perhatian, sekaligus pelajaran bagi tim dalam mengambil keputusan di momen krusial. (*)

 

 

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved