Sabtu, 2 Mei 2026

Ramadhan 2026

Bulan Suci Tak Lama Lagi, 7 Persiapan Menyambut Ramadhan Menurut Buya Yahya dan Ustaz Adi Hidayat

Buya Yahya dan Ustaz Adi Hidayat (UAH) dalam ceramahnya mengingatkan agar Ramadan tidak dijalani sekadar sebagai rutinitas tahunan.

Tayang:
Penulis: Firdha Ustin | Editor: Nurul Hayati
youtube/Kolase YouTube Al Bahjah dan Adi Hidayat Official
Buya Yahya dan Ustaz Adi Hidayat (UAH) dalam ceramahnya mengingatkan agar Ramadan tidak dijalani sekadar sebagai rutinitas tahunan, melainkan momentum perubahan menuju pribadi yang lebih bertakwa. 

SERAMBINEWS.COM - Menjelang datangnya bulan suci Ramadan 1447 Hijriah, umat Islam di seluruh dunia mulai bersiap menyambut bulan penuh ampunan dan keberkahan.

Tak hanya menyiapkan kebutuhan fisik seperti bahan makanan atau perlengkapan ibadah, persiapan batin dan peningkatan kualitas diri juga menjadi hal penting yang perlu diperhatikan.

Buya Yahya dan Ustaz Adi Hidayat (UAH) dalam ceramahnya mengingatkan agar Ramadan tidak dijalani sekadar sebagai rutinitas tahunan, melainkan momentum perubahan menuju pribadi yang lebih bertakwa.

Pesan tersebut disampaikan dalam tayangan di kanal YouTube Al Bahjah dan Adi Hidayat Official, dikutip Senin (9/2/2026).

Dua ulama kondang, Buya Yahya dan Ustaz Adi Hidayat (UAH), mengingatkan agar Ramadan tidak disambut sekadar sebagai rutinitas tahunan, melainkan momentum memperbaiki diri dan meningkatkan ketakwaan.

Berikut tujuh persiapan menyambut Ramadan yang disampaikan keduanya:

Baca juga: Ramadhan 2026 Hampir Tiba, Simak Amalan-Amalan yang Dianjurkan Jelang Bulan Suci , Hafal Juga Doanya

1. Memulai Persiapan Sejak Dini

Buya Yahya menegaskan, tanda seseorang benar-benar merindukan Ramadhan adalah mulai melakukan persiapan sejak jauh hari.

“Tanda kalau kita memang rindu kepada Ramadan harus sudah mulai tampak saat ini,” ujar Buya Yahya.

Ia mengingatkan agar umat Islam mulai menyiapkan mushaf Al-Qur’an dan membiasakan membaca Al-Qur’an, bukan hanya saat Ramadhan tiba.

2. Tidak Hanya Zahir, Tapi Juga Batin

Menurut Buya Yahya, persiapan Ramadhan tidak cukup sebatas urusan lahiriah seperti makanan atau perlengkapan ibadah. Hati juga harus dibersihkan.

“Yang perlu kita persiapkan adalah bukan zahir saja… batin kita,” katanya.

Ramadhan adalah bulan pengampunan, namun pengampunan tidak akan diraih jika hati masih dipenuhi kebencian.

Baca juga: Simak Batas Waktu Bayar Puasa Ramadhan Tahun Lalu, Tuntaskan Sebelum Ramadhan 1447 Tiba

3. Berdamai dan Menghilangkan Dendam

Buya Yahya menekankan pentingnya berdamai sebelum Ramadhan. Ia mengingatkan agar umat Islam tidak menyimpan dendam, baik kepada tetangga, kerabat, maupun pasangan.

“Mengalah biarpun dia lebih kecil dari kita… karena saya pengen diterima amal saya, saya pengen diampuni oleh Allah,” ujarnya.

Ia menyebut, permusuhan dapat menjadi sebab amal tidak diterima dan dosa tidak diampuni.

4. Memperbaiki Hubungan Rumah Tangga dan Sosial

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved