Jumat, 24 April 2026

Ramadhan 2026

Ramadhan 2026 Makin Dekat, Ini Doa Sunnah yang Dianjurkan Ustaz Adi Hidayat

Ustaz Adi Hidayat dalam berbagai kesempatan dakwahnya menekankan pentingnya menghafal satu doa khusus yang diajarkan oleh Rasulullah SAW

Penulis: Yeni Hardika | Editor: Amirullah
SERAMBINEWS.COM/AI
DOA SAMBUT RAMADHAN - Umat Islam dianjurkan memperbanyak doa dan mempersiapkan diri menyambut bulan suci, di tengah potensi perbedaan penetapan 1 Ramadhan 2026. 

Dalam konteks menyambut Ramadhan, kita memohon agar hati dijauhkan dari segala kegelisahan.

Ustad Adi Hidayat menjelaskan, banyak orang merasa "terbebani" dengan datangnya puasa, baik karena khawatir tidak kuat menahan lapar maupun cemas akan pengeluaran ekonomi yang biasanya meningkat.

Dengan meminta Bil Yumni, kita memohon agar Allah menanamkan rasa lapang dan tenang, sehingga saat hilal terlihat, yang muncul adalah rasa syukur, bukan beban.

2. Menjaga stabilitas semangat (wal imani)

Permohonan kedua adalah kekuatan iman.

Menariknya, Ustad Adi Hidayat menyoroti fenomena "semangat musiman" yang sering terjadi di Indonesia.

Salah satu contohnya ialah fenomena saf maju di masjid.

Seringkali di awal Ramadhan masjid penuh sesak, namun memasuki pertengahan bulan, barisan (saf) jamaah justru semakin maju (berkurang).

Isyarat Wal Imani dalam doa ini adalah permohonan agar kualitas iman kita tetap stabil bahkan meningkat hingga akhir Ramadhan.

Kita meminta agar semangat beribadah di malam ke-27 tetap sama kuatnya dengan malam pertama.

“Hati-hati, ada isyarat dalam kalimat ini seakan-akan orang-orang yang kedapatan Ramadhan itu cenderung menurun spiritnya saat Ramadhan, bukan stabil. Padahal di awalnya allah berikan kekuaatan iman yang sama,” jelas ustadz Adi Hidayat.

3. Keselamatan total (wassalamati)

Frasa ini mencakup aspek fisik dan perlindungan dari rintangan ibadah.

Agar bisa berpuasa, tubuh harus sehat. Sehingga kita memohon agar dijauhkan dari penyakit yang bisa menghambat kewajiban.

Selain itu, kita juga meminta agar dijauhkan dari hal-hal yang dapat merusak pahala puasa, seperti perselisihan, gibah, atau maksiat yang membuat puasa kita menjadi sia-sia (hanya mendapat lapar dan haus).

Baca juga: Kapan Puasa Ramadhan 2026? Ini 5 Langkah Persiapan agar Tubuh Tetap Fit

4. Kualitas dan kuantitas ibadah (wal islami)

Ustaz Adi Hidayat juga memberikan perbedaan tajam antara iman dan Islam dalam doa ini.

Jika iman adalah spirit atau dorongan di dalam hati, maka Islam adalah perwujudan amalannya.

Halaman 3/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved