Selasa, 2 Juni 2026

Ramadan 2026

Lengkap dan Mudah Dipahami, Ini Tata Cara Salat Tarawih dan Witir Ramadan 2026

Salat Tarawih merupakan salat sunnah malam yang khusus dikerjakan selama bulan Ramadhan.

Tayang:
Editor: Amirullah
Image created by ChatGPT
Ini Tata Cara Salat Tarawih dan Witir Ramadan 2026 

SERAMBINEWS.COM – Umat Muslim bersiap menyambut Ramadan 2026 yang diperkirakan jatuh pada Kamis (19/2/2026).

Seperti tahun-tahun sebelumnya, suasana malam pertama biasanya langsung terasa berbeda. Masjid kembali ramai, saf-saf dirapatkan, dan lantunan ayat suci terdengar lebih panjang dari biasanya.

Di bulan inilah salat Tarawih menjadi ibadah yang paling identik dengan Ramadan.

Salat Tarawih merupakan salat sunnah malam yang khusus dikerjakan selama bulan Ramadhan.

Waktunya dimulai setelah salat Isya hingga menjelang fajar atau sebelum masuk waktu Subuh. Karena hanya ada di bulan suci, tak heran jika banyak yang menantikannya.

Dalam praktiknya, ada beberapa cara pelaksanaan yang lazim di tengah masyarakat.

Sebagian melaksanakan delapan rakaat Tarawih yang dibagi menjadi dua kali empat rakaat tanpa tasyahud awal, kemudian ditutup dengan tiga rakaat Witir tanpa tasyahud awal.

Namun ada pula yang memilih pola dua rakaat salam, dua rakaat salam, hingga genap delapan atau bahkan dua puluh rakaat, lalu ditutup satu rakaat Witir.

Model ini merujuk pada kebiasaan salat malam yang dilakukan Rasulullah SAW sebagaimana diriwayatkan dalam hadits sahih oleh Aisyah dan tercantum dalam riwayat Sahih al-Bukhari serta Sahih Muslim.

Perbedaan jumlah rakaat bukanlah hal yang perlu diperdebatkan. Intinya tetap sama: menghidupkan malam Ramadan dengan ibadah.

Salat Tarawih bisa dikerjakan berjamaah di masjid maupun sendirian di rumah.

Bagi yang menjadi imam, niatnya berbeda dengan makmum atau yang salat sendiri, meski inti niatnya tetap sama menghadapkan diri kepada Allah SWT untuk melaksanakan sunnah Tarawih.

Tata Cara Salat Tarawih

Dilansir tulisan DR Marabona Munthe ME Sy dalam artikelnya Tata Cara salat Tarawih di Rumah Berjamaah dan Sendiri-Sendiri, simak urutan salat Tarawih:

1. Mengucapkan niat salat Tarawih sesuai posisinya sebagai imam atau makmum

2. Niat di dalam hati

3. Ketika takbiratul ihram mengucap takbir

4. Saat takbiratul ihram membaca Surat Al-Fatihah

5. Kemudian membaca salah satu surat dalam Al-Qur'an

6. Rukuk

7. I’tidal

8. Sujud pertama

9. Duduk di antara dua sujud

10. Sujud kedua

11. Duduk istirahat atau duduk sejenak sebelum bangkit untuk mengerjakan rakaat kedua

12. Bangkit dari duduk

13. Mengerjakan rakaat kedua dengan gerakan yang sama dengan rakaat pertama

14. Salam pada rakaat kedua (Jika mengikut kepada yang dua rakaat-dua rakaat), lanjut sampai rakaat keempat baru salam (Jika mengikut kepada pendapat yang empat rakaat-empat rakaat).

Niat Salat Tarawih

Niat salat Tarawih Berjamaah – 2 rakaat

اُصَلِّى سُنَّةَ التَّرَاوِيْحِ رَكْعَتَيْنِ مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ مَأْمُوْمًا ِللهِ تَعَالَى

Ushalli sunnatat taraawiihi rak’ataini mustaqbilal qiblati ma’muman lillahi ta’aalaa

Artinya: “Aku niat Salat Tarawih dua rakaat menghadap kiblat sebagai makmum karena Allah Ta’ala."

Niat Salat Tarawih Sendiri (Munfarid) – 2 rakaat

اُصَلِّى سُنَّةَ التَّرَاوِيْحِ رَكْعَتَيْنِ مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ ِللهِ تَعَالَى

Usholli sunnatattarowihi rok’ataini mustaqbilal qiblati lillahi ta’ala

Artinya: “Aku niat Salat Tarawih dua rakaat menghadap kiblat karena Allah Ta’ala.”

Niat Salat Tarawih sebagai Imam – 2 rakaat

اُصَلِّى سُنَّةَ التَّرَاوِيْحِ رَكْعَتَيْنِ مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ إِمَامًا ِللهِ تَعَالَى

Ushollii sunnatat-taraawiihi rok’ataini mustaqbilal qiblati imaaman lillaahi ta’alaa

Artinya: “Saya niat shalat sunnah tarawih dua rakaat menghadap kiblat sebagai imam karena Allah Ta’ala.”

Niat Salat Witir

Niat Salat Witir 1 rakaat

اُصَلِّى سُنًّةَ الْوِتْرِرَكْعَتَيْنِ مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ اَدَاءً مَأْمُوْمًاِللهِ تَعَالَى

Ushallii sunnatal witri rok ‘atan mustaqbilal qiblati adaa’an (ma’muman / imaman) lillaahi ta’alaa

Artinya: “Saya niat sholat witir satu rakaat menghadap qiblat menjadi makmum karena Allah ta’alaa”

Niat Salat Witir 3 rakaat

اُصَلِّى سُنًّةَ الْوِتْرِ ثَلاَثَ رَكَعَاتٍ مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ اَدَاءً مَأْمُوْمًا ِللهِ تَعَالَى

Ushallii sunnatal witri tsalaasa roka’aatin mustaqbilal qiblati adaa’an (ma’muman/imaman) lillaahi ta’alaa

Artinya: “Saya berniat shalat witir tiga rakaat menghadap kiblat menjadi (ma’muman/imaman) karena Allah ta’alaa”

 

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved