Ramadhan 2026
Tak Semua Wajib Puasa! Buya Yahya: 9 Golongan Ini Boleh Tinggalkan Puasa Ramadhan, Terbanyak Wanita
Setidaknya ada 9 kategori orang yang mendapat keringanan tidak berpuasa Ramadhan, lengkap dengan ketentuan & syarat yang harus dipenuhi.
Penulis: Firdha Ustin | Editor: Amirullah
SERAMBINEWS.COM – Puasa Ramadhan memang wajib bagi setiap muslim yang telah memenuhi syarat. Namun, tak semua orang diwajibkan menjalankannya.
Dalam kondisi tertentu, Islam memberikan keringanan bagi sebagian golongan untuk tidak berpuasa di bulan Ramadhan. Lantas, siapa saja yang diperbolehkan meninggalkan puasa di bulan suci ini?
Ulama kondang Buya Yahya menjelaskan, setidaknya ada sembilan kategori orang yang mendapat keringanan tidak berpuasa Ramadhan, lengkap dengan ketentuan dan syarat yang harus dipenuhi.
Dilansir Serambinews.com dari laman resmi Buya Yahya, Senin (23/2/2026), menurut Buya Yahya ada sembilan kategori orang yang boleh tidak puasa Ramadhan.
1. Anak kecil
Maksudnya, diantara orang yang boleh tidak puasa adalah anak yang belum baligh.
Tanda baligh ada tiga, yaitu:
Baca juga: Kebanyakan Main Game Saat Puasa Bisa Berubah Jadi Haram! Ini Penjelasan Buya Yahya
- Pertama yang keluar mani (bagi anak laki-laki dan perempuan) pada usia 9 tahun Hijriah.
- Kedua, keluar darah haid pada usia 9 tahun Hijriah (bagi anak perempuan).
- Ketiga, jika tidak keluar mani dan tidak haid maka ditunggu hingga umur 15 tahun.
Jika sudah genap 15 tahun maka ia disebut dengan telah baligh dengan usia, yaitu genap usia 15 tahun Hijriyah.
2. Orang Gila
Orang gila tidak wajib puasa. Seandainya puasa maka puasanya pun tidak sah.
Dalam hal ini, ulama membagi orang gila menjadi dua macam, yaitu:
- Pertama, orang gila dengan disengaja.
- Orang gila yang disengaja jika puasa maka puasanya tidak sah dan wajib mengqadha.
Sebab sebenarnya ia wajib puasa, kemudian ia telah dengan sengaja membuat dirinya gila.
Kesengajaan inilah yang membuatnya wajib mengqadha puasanya setelah sehat akalnya.
Baca juga: Banyak yang Salah Kaprah! Ini Hukum Pakai Lip Balm atau Pelembap Bibir saat Puasa Menurut Buya Yahya
Kedua, orang gila yang tidak disengaja. Orang gila yang tidak disengaja tidak wajib ber puasa.
Seandainya berpuasa maka puasanya tidak sah dan jika sudah sembuh dia tidak berkewajiban mengqadha, karena gilanya bukan disengaja.
3. Sakit
Orang sakit boleh meninggalkan puasa.
Adapun ketentuan bagi orang sakit yang boleh meninggalkan puasa adalah:
- Sakit parah yang memberatkan untuk puasa yang berakibat semakin parahnya penyakit atau lambatnya kesembuhan.
- Adapun yang bisa menentukan sakit seperti ini adalah dokter Muslim yang terpercaya dan berdasarakan pengalamannya sendiri.
Dalam hal ini, tidak terbatas kepada orang sakit saja.
Baca juga: Ngupil saat Puasa atau Mengorek Hidung, Apakah Membatalkan Puasa? Ini Penjelasan Lengkap Buya Yahya
Buya Yahya
puasa
Ramadhan
ramadhan 2026
wajib puasa
siapa yang boleh tidak berpuasa
siapa saja yang boleh tidak berpuasa ramadhan
siapa yang tidak puasa
Serambinews.com
| Keutamaan Shalat Tarawih Malam ke-29 Ramadhan: Mendapat Pahala Seribu Ibadah Haji |
|
|---|
| ISTAGAL Salurkan Santunan untuk Korban Banjir, Anak Yatim, Piatu, dan Dhuafa di Gayo Lues |
|
|---|
| Bacaan Niat Zakat Fitrah Lengkap, Pastikan Dibayar Sebelum Salat Idul Fitri |
|
|---|
| Buka Bersama di Oslo, Ketua TASTAFI dan Dubes RI Bahas Situasi Terkini dan Kepedulian untuk Aceh |
|
|---|
| Sering Begadang saat Puasa? Ikuti Cara Atur Tidur 7 Jam ala Dr Boyke |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/Buya-Yahya-menjelaskan-soal-hukum-menoleh-saat-shalat.jpg)