Senin, 27 April 2026

Ramadhan 2026

Sudah Witir Usai Tarawih, Perlukah Witir Lagi Saat Tahajud? Ini Penjelasan UAS

Persoalan ini sangat relevan mengingat shalat Witir memiliki kedudukan istimewa sebagai penutup rangkaian ibadah malam.

Penulis: Yeni Hardika | Editor: Amirullah
SERAMBINEWS.COM/AI
ILUSTRASI SHALAT WITIR - Sudah Witir Usai Tarawih, Perlukah Witir Lagi Saat Tahajud? Ini Penjelasan UAS 

Ustad Abdul Somad merujuk pada sabda Rasulullah SAW dalam hadits yang diriwayatkan oleh Abu Daud, an-Nasa’i, dan at-Tirmidzi:

لاَ وِتْرَانِ فِى لَيْلَةٍ

“Tidak ada dua Witir dalam satu malam.”

Mengerjakan witir dua kali, jumlah rakaat tidak lagi ganjil

Secara bahasa, Witir berarti ganjil. 

Dai yang akrab disapa UAS ini menjelaskan, secara logis bahwa esensi dari ibadah ini adalah jumlah rakaatnya yang tidak genap.

Jika seorang Muslim melakukan shalat Witir dua kali dalam semalam (misalnya 3 rakaat setelah Tarawih ditambah lagi 3 rakaat setelah Tahajud), maka total rakaatnya menjadi genap (6 rakaat).

"Tiga tambah tiga, enam. Maka ganjilnya hilang. Itu berarti bukan lagi shalat Witir," papar UAS memberikan perumpamaan sederhana.

Baca juga: Panduan Shalat Tarawih dan Witir, Mulai dari Niat, Bacaan Untuk Bilal & Makmum Hingga Doa Setelahnya

Dua pilihan waktu bagi pemburu sepertiga malam

Bagi umat Muslim yang ingin tetap melaksanakan shalat Tahajud namun ragu soal penempatan Witir, UAS memberikan dua opsi praktis yang tetap sesuai dengan syariat.

Pertama, bagi yang sudah mengerjakan shalat witir usai tarawih, ketika bangun hanya mengerjakan shalat tahajud saja.

Kedua, boleh juga tidak langsung mengerjakan shalat witir setelah tarawih.

Akan tetapi, dikerjakan setelah menunaikan shalat tahajud.

Baca juga: Jelang Tarawih Perdana, Ini Bacaan Doa Kamilin dan Doa Usai Witir Lengkap

Untuk pilihan kedua ini, kata UAS, dibolehkan meskipun shalat witir diketahui merupakan shalat penutup.

"Boleh. Jadi kalau udah shalat witir abis taraweh, tidur, nanti malam bangun, tinggal shalat tahajud saja,"

"Mana dalilnya? Nabi pernah shalat sunnah setelah shalat witir," jelasnya.

Dua pilihan ini memberikan kemudahan bagi jamaah agar tetap bisa mengejar keutamaan shalat malam tanpa harus melanggar aturan "tidak ada dua witir dalam satu malam".

Dengan pemahaman ini, diharapkan ibadah malam kita di bulan Ramadhan menjadi lebih mantap dan sempurna.

(Serambinews.com/Yeni Hardika)

BACA BERITA LAINNYA DI SINI

Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved